SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Kondisi Rumah Dinas Ketua DPRD Melawi Memprihatinkan

Kondisi Rumah Dinas Ketua DPRD Melawi Memprihatinkan

Kondisi dalam rumah dinas Ketua DPRD Melawi.[suarakalbar/Dea]

Melawi (Suara Kalbar)-  Sejak dilantik sebagai pimpinan DPRD Melawi pada 18 Oktober 2019 lalu. Hingga sampai saat ini, Ketua DPRD Melawi, Widya Hastuti belum juga menempati rumah dinasnya yang terletak di jalan Kota Baru kilometer 4 Nanga Pinoh.

Hal tersebut tentu menjadi sorotan publik. Lantaran dua orang unsur pimpinan DPRD lainnya sudah menempati rumah dinas. “Sayang jika rumah dinas tersebut, dibiarkan begitu saja. Kenapa ketua DPRD belum menempatinya,” tanya Fauzi , warga Nanga Pinoh kepada Suarakalbar.co.id

Didampingi salah seorang petugas penjaga rumah, Jurnalis Suara Kalbar.co.id pun mencoba melihat langsung kondisi dalam rumah dinas milik Ketua DPRD Melawi, yang sudah berusia hampir 10 tahun dibangun itu, Kamis (5/3/2020) sore.

Tampak satu unit mobil dinas jenis Inova terparkir didepan rumah. Rumput liarpun terlihat meninggi dihalaman rumah. Pada kondisi luar bangunan terlihat sudah sangat memprihatinkan sehingga perlu dilakukan rehabilitasi.

Begitu pula dengan kondisi bangunan didalam rumah, beberapa ruang kamar mengalami rusak parah. Seperti lantai toilet yang ambruk, interior gipsum yang rusak, jendela, hingga dinding bangunan yang retak. Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Widya Hastuti membenarkan bahwa dirinya memang belum menempati bangunan rumah dinas tersebut.

“Iya benar, saya belum tempati rumah dinas. Karena ada beberapa kondisi ruangan yang rusak. Sehingga perlu diperbaiki dulu,” katanya dihubungi melalui sambungan telepon.

Praktisi asal Nasdem inipun mengaku saat ini masih tinggal dirumah pribadinya didaerah Desa Paal, sambil menunggu perbaikan rumah dinas layak untuk ditempati. Terkait Anggaran renovasi bangunan, ungkap Widya juga sudah dianggarkan dalam APBD 2020.

“Kita tidak enak dengan tamu yang datang, jika kondisi rumah dinas belum layak untuk ditempati,” pungkasnya.

Penulis : Dea Kusumah Wardhana
Editor  : Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan