Polisi ‘Ceramahi’ Jemaah Safari Fajar Mempawah
![]() |
| Polisi saat beri himbauan di acara Safari Fajar di Mempawah [Suarakalbar.co.id/Tim Liputan] |
Mempawah (Suara Kalbar) -Polres Mempawah gencar menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Safari Fajar (safar) yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Kali ini, polisi ‘menceramahi’ jemaah safar di Masjid Baitul Hasanah, BTN Sebukit Indah, Kelurahan Tengah, Jumat (28/2/2020) pagi.
Kegiatan safar di Masjid Baitul Hasanah dihadiri Wabup H Muhammad Pagi, Ketua MUI KH Tusirana Rasyid, pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah, jajaran Polres Mempawah dan ratusan jemaah safari fajar dari berbagai daerah di Kabupaten Mempawah.
“Secara umum, situasi kamtibmas di Kabupaten Mempawah kondusif. Semua ini tidak lepas dari peran serta elemen masyarakat yang berhasil menjaga ketertiban dan kondusifitas lingkungannya masing-masing,” kata AKP Arifin.
Karena itu, Arifin berharap elemen masyarakat dapat terus menjaga dan memelihara situasi tersebut. Sebab, kondusifitas kamtibmas mendukung kelancaran rutinitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Namun, ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Misalnya berkaitan dengan kasus narkotika. Setiap hari angkanya semakin meningkat. Pada 2019 lalu, kami menangani 74 kasus, dan jumlah kasus yang belum ditangani juga cukup banyak,” ungkap Arifin.
Berkaitan dengan narkotika, Arifin menilai perlunya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya. Sebab, peredaran narkotika merupakan musuh bersama.
“Tanpa kesadaran dan kepedulian kita, maka narkotika akan mengancam masa depan generasi muda, anak-anak dan keluarga kita,” tuturnya.
Menurut Arifin, narkotika ini merusak moral dan akhlak manusia. Maka, dia mengatakan, salah satu cara yang efektif untuk menangkal narkotika melalui pendekatan keagamaan. Pentingnya menanamkan ilmu agama kepada anak-anak sejak dini, agar mereka terhindar dari segala macam bentuk metode peredaran narkotika.
“Narkotika bukan hanya merambah perkotaan, melainkan juga di desa. Dan bukan hanya laki-laki, kaum perempuan atau emak-emak pun banyak yang terjerat narkotika. Maka, kita perlu memperbanyak kegiatan yang positif keagamaan seperti safari fajar ini. Ajak saudara, keluarga dan teman-teman kita untuk mengikuti kegiatan safari fajar,” serunya mengakhiri.
Penulis: Tim Liputan
Editor: Kundori






