SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Pemkab Sanggau Akan Gelar Festival Keriang Bandong Diatas Sungai

Pemkab Sanggau Akan Gelar Festival Keriang Bandong Diatas Sungai

Tampak Festival Keriang Bandong Diatas Sungai di Kabupaten Sanggau, dan Bupati Sanggau Paolus Hadi Harapkan Festival Keriang Bandong Diatas Sungai Tahun ini lebih meriah lagi



Sanggau (suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau akan menggelar Festival Keriang Bandong diatas sungai dalam rangka memeriahkan ulang tahun Kota Sanggau yang ke 404.

“Keriang bandong sebagai kreativitas seni tinggi, sayangnya selama empat tahun berjalan, Festival Keriang Bandong di Kabupaten Sanggau dinilai tak terlalu berkembang, hal itu dilihat dari minimnya para peserta yang ikut,” ujar Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Jumat (7/2/2020).

Menurutnya, tahun kemarin hanya mampu 20-an,  yang sebelumnya pernah mencapai 60-an.” Saya berharap lebih dari 100 peserta, dan saya imbau orang-orang muda, terutama orang seni. Ini kesempatan kalian berkreasi, tunjukkan keriang bandong itu sesuatu budaya yang bagus,” katanya.

Paolus  menyebut festival keriang bandong hanya ada di Sanggau yanng  digelar di sungai, disamping mengangkat budaya lama, tapi bisa dikombinasikan dengan perkembangan zaman.

“Kalau dulu orang pakai obor, damar, tapi sekarang pakai listrik. Tapi bisa saja dikombinasikan,” ujarnya.

Paolus mengatakan untuk kemasan acara kita bisa meniru  dengan acara Cap Go Me di Kota Singkawang, yang menampilkan hampir seribu tatung, dan mendapat dukungan dari Pemkot Singkawang.

“Saya tadi sudah katakan, kita siap mendukung, tapi saya mau lihat animo, dan ini bukan hanya keriang bandong milik orang Melayu. Milik masyarakat Sanggau,” katanya.

Sebelum melaksanakan keriang bandong, kata Paolus ada unsur budaya bebuang segala macam yang dilakukan masyarakat Sentana.” Tapi ketika menonton keriang bandong, saya lihat itu seni tinggi, dan perlu kreativitas generasi-generasi penerus,” ujarnya.

Bahkan Paolus memimpikan jika festival keriang bandong bisa semeriah Cap Go Me di Kota Singkawang.

“Kalau tatung di Singkawang hampir seribu, kalau keriang bandong seribu di Sungai Kapuas ini, saya tantang orang-orang Sanggau, tadi saya katakan, jangan apriori dan jangan sinis, tapi ayo terlibat,” katanya.

Sementara itu Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan sanggat  mendukung penuh upaya memeriahkan festival keriang bandong di hari jadi Kota Sanggau mendatang.

“Kita menyambut baik, kami dari MABM akan menyosialisasikan dengan masyarakat khususnya Melayu, apalagi anak-anak muda, agar ikut serta dalam festival keriang bandong,” katanya.

Menurutnya keriang bandong inikan identik dengan masyarakat Melayu, jadi adanya keinginan

Bupati Sanggau untuk membuat keriang bandong ini lebih meriah, atau bila perlu bisa lebih banyak dan memecahkan rekor MURI.

“Jika sebelumnya peserta tak sampai 100 orang, tahun ini paling tidak bisa mencapai 200 atau 300 orang, yang penting ini kan sosialisasinya kepada masyarakat, soal biaya itu relatif. Kalau bentuknya kecil, sederhana bisa lebih murah,”ujarnya.

Penulis : Ucok

Editor   : Hendra

Komentar
Bagikan:

Iklan