SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Sekolah di Perbatasan kembali diliburkan Dampak Kabut Asap

Sekolah di Perbatasan kembali diliburkan Dampak Kabut Asap

Aktivitas Siswa di perbatasan

Perbatasan (Suara Kalbar)- Kulitas udara yang semakin buruk dampak kabut asap sekolah diperbatasan kembali diliburkan,sesuai dengan edaran dinas pendidikan kabupaten Sanggau.

” Jumat lalu sudah diliburkan masuk Senin,hanya saja kualitas udara bertambah buruk kembali diliburkan mulai tanggal 17-18,Kamis masuk kembali sesuai edaran dinas pendidikan,” kata kepala sekolah Mis Al Wardah, Andika Kurnia,Senin (16/9/2019).

Disampaikan Andika,bahwa kabuat asap yang melanda perbatasan telah menganggu aktivitas belajar dan mengajar dimana salah seorang peserta didik dari Mts Al Wardah sempat dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Sekayam,karena sesak napas.

Kualitas udara semakin tidak sehat,dalam kelas saja udara berbau asap sehingga tidak memungkinkan untuk belajar dan mengajar

” Hari ini kemungkinan besar anak-anak dipulangkan lebih awal karena kabut asap jelang siang semakin tebal,” ungkap Andika.

Sementara itu kepala Puskesmas SEKAYAM,Silas menyampaikan kunjungan pasien ke puskesmas meningkat selama dua pekan terakhir.

” Warga Sekayam sebagian besar mengeluh batuk,filek dampak kabut asap.kami menghimbau kepada warga untuk menggunakan masker selama beraktivitas diluar rumah,” ujar Silas.

Pihak puskesmas telah membagikan seribu masker kepada warga disekayam dan disekolah untuk mencegah bertambahnya korban ISPA diperbatasan.

Penulis: Agus Alfian

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan