SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Rakerda Pemuda Khatolik, konsisten terus mengaktifkan organisasi

Rakerda Pemuda Khatolik, konsisten terus mengaktifkan organisasi

Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Rapat Kerja Daerah Pemuda Katolik Provinsi Kalbar yang dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 8 September 2019 di Pontianak, dengan tema “Menjadi Organisasi Kader yang Berdaya Kerja dan Berwawasan Pancasila di Era Revolusi Industri 4.0” menetapkan sejumlah rekomendasi antara lain penguatan organisasi secara internal.

Dalam rekomendasi Internalnya, Pemuda Katolik Provinsi Kalbar akan melanjutkan secara konsisten konsolidasi organisasi sesuai mekanisme organisasi yang berlaku dengan mengaktifkan kepengurusan di setiap tingkatan yaitu Komisariat Daerah (Provinsi), Komisariat Cabang (Kabupaten atau Kota), Komisariat Anak Cabang (Kecamatan) dan Ranting (Desa atau Kelurahan).

“Dengan demikian terbentuk pengurus Pemuda Katolik yang definitif dan efektif dalam melaksanakan kerja-kerja keorganisasian dan menunjuk Komcab Sekadau sebagai Pilot Project Konsolidasi Organisasi sampai ke tingkat desa atau ranting,” kata Ketua Komda Pemuda Katolik Provinsi Kalbar, Maskendari Senin (9/9/2019).

Menurut Maskendari, untuk melanjutkan dan memperbanyak pelaksanaan kaderisasi berjenjang, Pemuda Katolik akan memulainya dari MAPENTA (Masa Penerimaan Anggota) dan KKD (Kursus Kepemimpinan Dasar) di tingkatan Komisariat Cabang, dan melaksanakan KKM (Kursus Kepemimpinan Menengah) di tingkatan Komisariat Daerah.

“Kursus Kepemimpinan Menengah (KKM) Pemuda Katolik Kalbar tahun 2020 dilaksanakan di Kabupaten Sintang,” jelasnya.

Selain itu kata Maskendari, Pemuda Katolik Kalbar juga akan melanjutkan dan mempercepat proses pembentukan Koperasi Produksi Pro Bono Publico, sebagai alat perjuangan ekonomi organisasi.

“Kemudian Melanjutkan dan melaksanakan kerja-kerja yang lebih nyata terkait program Desa Binaan masing-masing Komisariat Cabang,” tuturnya.

Sedangkan untuk rekomendasi eksternal, Pemuda Katolik menyoroti sejumlah hal yang berkaitan dengan komitmen memerangi radikalisme.

Masyarakat Kalbar adalah masyarakat yang majemuk untuk itu perlu dibangun keadaban publik yang bersumber pada nilai-nilai Pancasila, dimana relasi sosial yang dibangun bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan, penghormatan pada budaya setempat, gotong royong, musyawarah mufakat dan penegakan hukum yang adil.

“Berkenaan dengan hal tersebut Pemuda Katolik mendesak seluruh komponen masyarakat Kalbar untuk memerangi radikalisme dan intoleransi, hoaks dan ujaran kebencian dengan menjadikan media sosial sebagai media untuk menebar kebaikan dan cinta kasih,” tutup Maskendari.

Rapat pimpinan daerah (Rapimda) Pemuda Katolik Provinsi Kalbar tahun 2020 dan Dies Natalis Pemuda Katolik ke-75 dilaksanakan di Kota Singkawang.

Penulis  : Tim Liputan

Editor    : Dina Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play