SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Durian Kunyit raih juara umum kontes durian 2019

Durian Kunyit raih juara umum kontes durian 2019

Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Mengalahkan 180 jenis durian lainnya di Kontes Durian yang diselenggarakan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Durian asal Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat kembali mendominasi dalam kontes Durian 2019.

Durian Kunyit asal Desa Sebongkah, Kecamatan Kembayan berhasil menduduki juara pertama dengan hadiah terbesar di Dunia. Pemilik Durian Kunyit, Slimin, yang berhasil membawa pulang uang tunai Rp50 juta melalui Wawan mengaku, durian kunyit memiliki cita rasa yang enak.

“Durian ini bahkan sudah memiliki konsumennya secara khusus. Karena biasa durian kami sudah ada pembelinya sendiri, biasanya para pejabat. Pohon durian kunyit tumbuh subur. Satu pohon dapat berbuah sekitar 100 buah lebih pada saat musim durian tiba,” ungkapnya usai menerima hadiah yang diberikan langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji di Pontianak, belum lama ini.

Pemilik pohon durian jenis Tupai King, Walujan Tjin menjelaskan jika kontes durian ini merupakan langkah awal yang positif dalam mengembangkan durian.

“Saya harap pemerintah lebih mempromosikan buah ini,” kata Walujan Tjin, .

Gubernur Kalbar, Sutarmidji menegaskan bahwa pohon durian yang bervarietas unggul, selanjutnya, akan dikembangkan guna menghasilkan bibit yang banyak. Karena itulah, pohon-pohon tersebut harus dijaga dan dirawat, serta tidak dijual.

“Jangan sampai mau dicurangi orang yang mau beli pohonnya dengan harga mahal, namun habis itu pohonnya malah ditebang,” kata dia.

Orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan masyarakat harus dikenalkan dengan durian lokal yang sebenarnya lebih unggul bila dibandingkan dengan durian dari luar Kalbar. Hanya tinggal nanti pengembangan komoditas dilakukan dengan tata kelola tanam dan perawatan yang baik, sehingga menghasilkan kualitas yang baik pula.

Ke depan, pihaknya bersama stakeholder terkait, akan melakukan pendataan dan pemetaan daerah-daerah yang cocok untuk ditanami durian unggul. Harapnnya, komoditas ini dapat didorong dalam skala yang lebih besar, yakni skala industri. Gubernur pun berjanji akan menyiapakan ribuan hektare lahan untuk mengembangkan komoditas tersebut. Namun tentu saja, untuk mewujudkan hal ini, diperlukan investor yang berkenan menanamkan modalnya.

“Untuk memudahkan para investor ini, maka kita perlu punya data, daerah mana yang dapat ditanam durian. Misalnya, durian jenis ini produktivitasnya per pohon berapa, kalau dikelola secara industri berapa nanti hasilnya. Data-data tersebut bagi investor sangat penting,” kata dia.

Sementara Juara II dan Juara III, masing-masing diraih oleh Walujan Tjin, dari Desa Parit Serong Kecamatan Teluk pakedai, Kabupaten Kubu Raya, M Mande, dari Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Keduanya, masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp20 juta dan Rp10 juta.

Penulis  : Dina Wardoyo

Editor    : Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play