SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News WVI gelar festival implementasi menuju Sekadau Layak Anak

WVI gelar festival implementasi menuju Sekadau Layak Anak

Sekadau (Suara Kalbar)-Wahana Visi Indonesia (WVI)

bersama Koalisi Organisasi Masyarakat Peduli Anak Sekadau (KOMPAS)bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Sekadau mengadakan Festival Implementasi Kabupaten Sekadau Layak Anak (KSLA) di Aula lantai 2 Kantor Bupati Sekadau, pada Rabu (5/12)pagi.

Henry gabriel projek manager CSO Empowerment Wahana Visi Indonesia, dalam pidato pembukanya mengatakan,WVI dalam hal ini, di danai oleh UNI Eropa untuk melakukan pendampingan terhadap Posyandu, untuk meningkatkan kualutas kesehatan dasar untuk menuju kabupaten layak anak.

“Untuk ke arah itu kata Henry, kabupaten Sekadau sudah memiliki produk hukum berupa peraturan daerah (Perda) kawasan tanpa asap rokok, dan ini sangat mendukung program menuju kabupaten Layak Anak,” kata Henry.

Kepala bidang perlindungan anak dan perempuan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dr.Elsa Setianingsih mengatakan,untuk Kabupaten kota yang tergolong Kabupaten Layak Anak adalah Kabupaten kota yang mempunyai sistem mengenai hak anak, masyarakat dan dunia usaha.

“Pemenuhan hak anak bukan hanya tugas Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan saja, melainkan tanggung jawab bersama,”ujar Elsa.

Ia mengatakan, dengan otonomi Desa yang semakin kuat, maka  pemenuhan gizi dan hak anak-anak merupakan hal yang prioritas.

“Pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab kita semua. Dinas Sosial PPPA hanya mengkoordinir. Kabupaten Sekadau Layak Anak bukan hanya jargon saja tapi benar-benar dilaksanakan,”kata Elsa.

Bupati Sekadau melalui Asisten II, Paulus Yohanes yang membuka acara mengapresiasi kegiatan Festival Implementasi yang diadakan oleh WVI yang  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Kepada para Pemerintah Desa dan Kecamatan yang hadir saat ini kata dia, angka Stunting diwilayah kita masih sebesar 31,42 persenuntuk Kabupaten, 41,1 persen untuk Provinsi.

“Ditahun 2017. Dana Desa yang semakin besar dari tahun ke tahun sudah seharusnya meningkatkan derajat kesehatan anak dan masyarakat. Jangan sampai masih ditemukan ada kasus gizi buruk diwilayah kita,” ucapnya.

Ia melanjutkan, Visi Misi Kabupaten Sekadau yang “Maju Mandiri dan Berdaya Saing” tidak akan terjadi bila yang dibangun hanya infrastruktur saja tanpa disertai kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, gizi dan sanitasi, akte kelahiran, pengasuhan orang tua dan pencegahan pernikahan usia dini.

“Selain itu,aspek pemberdayaan masyarakat juga terus didorong oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Hadir dalam acara ini, Kepala BAPEDA Litbang, Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ketua GOW Kabupaten Sekadau, Camat, Kepala Puskesmas, Kades dan Ketua BPD yang menjadi binaan WVI.

Penulis: Sudarno

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan