Pandangan masyarakat tentang Toko Online
![]() |
| Warga saat belanja online |
Pontianak (Suara Kalbar) – Dengan kemajuan teknogi saat ini, Masyarakat dimudahkan dalam mendapakan kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat kini di mudahkan dalam hal belanja di berbagai tempat, hanya dengan bermodalkan telepon selular yang tersambung dengan internet, melalui berbagai situs jualan yang ada saat ini. Situs-situs tersebut menjadi salah satu primadona bagi masyarakat ketika hendak membeli berbagai barang kebutuhan sehari-hari.
Selain harganya yang relatif murah dan barang-barang yang bagus pula juga dapat di lihat melalui Smartphone di mana pun dan kapanpun dan keamanan yang tentunya terjamin. Itu semua mejadi alasan kenapa banyak masyarakat yang suka melakukan transaksi atau belanja melalui Situs-situs Online.
“Sejak ada situs jualan Online, saya semakin di mudahkan, selain tidak ribet buat mesannya juga tidak perlu pergi ke pasar bayar parkir udah itu panas-panasan, di situs kaya gini juga aman kok,” ujar Diah Hidayah, salah satu warga Kota Pontianak kepada suarakalbar.co.id, Rabu (10/10/2018).
Menurutnya situs-situs Online belanja ini memang benar-benar membantu masyarakat khususnya mereka yang suka fashion.
“Walaupuan ada yang mahal tapi banyak juga yang murah, itu semua bisa di atur di pilihan, sesui dengan uang yang kita miliki,” ungkapnya.
Hal yang sama di katakan Arif, warga Sungai Jawi walaupun rumahnya dekat dengan pusat perbelanjaan, tapi ia masih sering belanja melalui situs-situs Online. “Selain tidak perlu keluar rumah, bayar parkir dan menyita waktu. Mending saya lewat Online kaya gini aja,” ujarnya
Selain orang yang sudah mahir dalam bidang berbisnis, orang biasa pun bisa membuka bisnis melalui Online ini, tak jarang juga dari kalangan mahasiswa juga sering ikut terlibat dalam hal bisnis yang berbasis Online ini.
Salah satunya adalah Iin Purwanti mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam di IAIN ini sudah hampir setahun belakangan menggeluti bisnis jualan kosmetik dan pakaian muslim seperti kerudung dan lainnya, dengan omset sebulan nya mencapai Rp. 2 jutaan.
“Udah setahunan gitu, yang di jual ya kaya pakaian-pakaian muslim, kalo pakaian yang banyak orang beli si kerudung, kalo yang kaya kosmetik kaya masker, sama sabun muka. ya namanya jualan kadang ya rame kadang juga sepi, tapi alhamdulilah bisalah bantu-bantu bayar biaya kuliah,” pungkasnya.
Penulis: Rian Jumari
Editor: Dina Wardoyo






