Raja Hulu Aik Sambut Gidot Secara Adat

Ketapang (Suara Kalbar) – Perjalanan kampanye dialogis ke Menyumbung, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang (29/3), Calon Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023 Suryatman Gidot, M. Pd beserta rombongan disambut dengan acara adat Tijak Tanah oleh Raja Hulu Aik ke-51 di kediamannya kampung Sengkuang, Desa Benua Krio, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang.
Acara adat Tijak Tanah ini diawali dengan menijak telur dan sekepal tanah di pintu gerbang masuk kediaman Raja Singa Bansa. Dari pintu gerbang itu, Gidot beserta rombongan diantar oleh Raja Singa Bansa ke Keramat Pancur, keramat Raja Hulu Aik.
Keramat Pancur ini berupa kolam yang airnya dialiri dengan pancur. Tetapi airnya tidak bermuara. Airnya, musim hujan ataupun musim kemarau sama saja, tidak pernah pasang di musim hujan dan tidak pernah surut di musim kemarau.
Di Keramat Pancur itu Raja Hulu Aik mempersilahkan Gidot beserta rombongan untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing.
Seusai dari keramat Pancur itu, Singa Bansa yang adalah Raja Dayak se-Borneo mempersilahkan Bupati Bengkayang dua periode itu naik ke rumahnya. Setiba di rumah, Cawagub Nomor Urut 2 beserta rombongan ditibau (didoakan secara adat Kerajaan Hulu Aik).
“Inti doanya, apa yang diinginkan oleh Pak Gidot semoga dikabulkan oleh Jubata lah. Semoga Pak Gidot terpilih menjadi Wakil Gubernur Kalbar,” terang Raja Singa Bansa.
Gidot yang berpasangan dengan dr. Karolin Margret Natasa pada Pilkada Gubernur Kalbar 27 Juni 2018 nanti pun mengutarakan niatnya untuk menjadi Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023, sekalian mohon doa dan mohon dukungan dari Raja Hulu Aik.
“Jika rakyat Kalbar memberi kepercayaan, saya dan dr. Karolin berkeinginan untuk memimpin Kalbar ini, malayani rakyat Kalbar, melanjutkan dan mengembangkan kepemimpinan Drs. Cornelis, MH – Christiyandi Sanjaya agar bisa menjadikan Kalbar yang hebat,” ujar Gidot.
Penulis: Thomas Tion
Editor: Kundori




