SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Puasa di Waktu Malam dan Sarapan Pagi Telur Rebus, Cara Ketua FOMEKA agar Bisa Divaksinasi

Puasa di Waktu Malam dan Sarapan Pagi Telur Rebus, Cara Ketua FOMEKA agar Bisa Divaksinasi

Nurhayati, Ketua FOMEKA Mempawah (hijab kuning), berfoto bersama personel Koramil 1201-03 Mempawah Hilir, usai mendapatkan vaksinasi dosis kedua, Selasa (25/1/2022) pagi. SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Ketua Forum Musyawarah Ekonomi Kerakyatan (FOMEKA) Kabupaten Mempawah, Nurhayati, sukses melaksanakan vaksinasi dosis kedua di Koramil 1201-03 Mempawah, Selasa (25/1/2022) pagi.

Nurhayati yang memiliki riwayat diabetes, ternyata punya cara sederhana untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Resep bagi para penderita diabetes agar bisa divaksinasi ini, diperoleh Nurhayati dari Julina Muhammad Pagi, yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mempawah.

Begitu dicoba, ternyata gula darahnya seketika normal.

“Sehari sebelum divaksinasi, saya berpuasa di waktu malam. Lalu pagi harinya, sarapan dengan dua butir telur rebus. Setelah sarapan, saya minum air hangat dan minum obat gula darah. Alhamdulillah, gula darah saya normal sehingga bisa divaksinasi,” katanya, Rabu (26/1/2022).

Menurut Nuryahati, dirinya termasuk terlambat mengikuti program vaksinasi. Sebab ia pernah terpapar COVID-19 pertengahan tahun 2021.

“Karenanya, baru bisa vaksinasi tiga bulan setelah saya dinyatakan sembuh dari COVID-19,” ucap dia.

Berlatarbelakang pernah terkonfirmasi positif, Nurhayati memahami betapa pentingnya vaksinasi agar tak terpapar lagi virus Corona.

“Saat terkonfirmasi, rasanya susah untuk digambarkan. Saya ngeri karena gejala yang saya rasakan sangat aneh,” ungkapnya.

Namun karena punya semangat ingin sembuh, ia mengaku disiplin menjalani upaya medis saat isolasi di Gedung PGRI Mempawah selama dua minggu.

“Karena itu lah, begitu sembuh dari COVID-19, saya cepat-cepat ingin divaksinasi. Ternyata harus menunggu tiga bulan. Dan pagi kemarin, saya menjalani vaksinasi kedua di Koramil Mempawah yang bekerjasama dengan Polsek Mempawah Hilir,” tegas Nurhayati.

Usai divaksinasi, ia mengungkapkan tidak mengalami KIPI, atau tidak merasakan efek apapun. Ia tetap bisa beraktivitas seperti biasa di rumah.

Selaku Tokoh UMKM di Kabupaten Mempawah, ia mengatakan, vaksinasi ini merupakan salah satu bentuk sokongan FOMEKA kepada program pemerintah.

“Kami pelaku UMKM, khususnya FOMEKA Kabupaten Mempawah akan selalu mendukung program pemerintah. Bagaimana pun, vaksinasi adalah ikhtiar kita bersama agar terlindungi dari COVID-19,” tutupnya.

Komentar
Bagikan:

Iklan