Stok Vaksin Kosong, Mempawah Kirim Surat ke Dinkes Kalbar
Mempawah (Suara Kalbar) – Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Mempawah saat ini sudah mengirim surat kepada Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat terkait kekosongan stok vaksin.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB Mempawah, Mukhtar Siagian, membenarkan hal tersebut.
“Ya, stok vaksin di kita (Dinkes) sedang kosong. Kita sudah melaporkannya ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar agar segera dilakukan pengiriman untuk kelancaran proses vaksinasi di Kabupaten Mempawah,” kata Mukhtar, Jumat (30/7/2021) siang.
Mukhtar mengakui, situasi kekosongan vaksin ini membuat sejumlah agenda program vaksinasi di masyarakat menjadi terkendala.
“Memang sejumlah Puskesmas melaporkan mereka masih ada stok vaksin, tapi secara umum persediaannya sudah menipis,” katanya lagi.
Seretnya distribusi vaksin, tambah Mukhtar, dikarenakan pasokan dari pemerintah pusat ke daerah-daerah sedang mengalami kendala.
“Jadi sebenarnya stok di Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar juga sedang kosong. Kita berharap, situasi kelangkaan vaksin tidak terlalu berlangsung lama,” katanya lagi.
Terkait dengan jumlah orang yang divaksin, Mukhtar Siagian mengungkapkan, dari sasaran 217.124 masyarakat Kabupaten Mempawah, per 29 Juli 2021, tercatat sudah 23.799 yang sudah divaksinasi tahap pertama.
“Sedangkan yang menjalani vaksinisasi tahap kedua 8.042 orang,” jelas dia.
Rinciannya, tenaga kesehatan tahap 1 tercatat 1.155 orang, tahap 2 ada 1.086 orang.
Kemudian, petugas pelayanan publik, tahap 1 tercatat 11.468 orang, tahap 2 ada 5.319 orang.
Masyarakat Lanjut Usia (Lansia), tahap 1 tercatat 1.382 orang, tahap 2 ada 452 orang.
Masyarakat Umum, tahap 1 tercatat 8.911 orang, tahap 2 ada 1.181 orang.
Remaja Usia 12-17 tahun, tahap 1 tercatat 742 orang, namun menjalani vaksinasi tahap 2.
Dan Aparatur Sipil Negara (ASN), tahap 1 tercatat 284 orang, tahap 2 ada 4 orang.





