Evaluasi akhir tahun Gubernur Kalbar

Pontianak(Suara Kalbar)-Pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Kamaruzzaman oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji dilakukan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar pada Senin 31 Desember 2018 pukul 08.00 Wib.
“Alhamdulillah pelantikan telah dilakukan dan saya berharap tiga bulan kedepan sudah ada Sekda definitif dan bertugas membuat pansel dan seluruh open biding Sekda selesai dilaksanakan,” ungkap Sutarmidji.
Iapun menjelaskan bahwa tugas salah satu Penjabat Sekda adalah pada satu bulan kedepan semua pejabat yang rotasi dan open biding juga sudah harus tersedia.
“Karena cukup banyak yang harus diisi, semua bole sepanjang memenuhi syarat termasuk seluruh Sekda 14 Kabupaten Kota dan yang terpilih yang memiliki nilai tertinggi,” terangnya.
Gubernur meyakinkan bahwa saat open biding nanti pihaknya sama sekali tidak akan melakukan intervensi dan tidak mau berurusan langsung sehingga seluruh pejabat yang mengikuti test dapat melaksanakan ujian tanpa beban.
“Jangan khawatir semua sesuai nilai dan saya tidak akan ikut campur termasuk pemilihan BPD kemarin contohnya dan saya ingatkan jangan sampai menyampaikan CV ke saya karena saya sampaikan ke panitia untuk tidak diluluskan. Bapak ibu dapat ikut ujian sesuai kemampuan,” tegasnya.

Ia lantas mengingatkan seluruh SKPD dapat menyelesaikan laporan keuangan dan ia selaku Gubernur tidak akan membebani masing masing SKPD.
“Uang di SKPD untuk apa saja harus transparan dan target kinerja harus dicapai.
Tinggalkan agar dapat menjadi kenangan indah bagi masyarakat selama dipimpin dan kegiatan strategis disiapkan dengan benar,” tuturnya.
Pelantikan Penjabat Sekda sendiri dilakukan diakhir Tahun 2018 dan sebagai orang nomor satu di Kalbar, Midji kembali mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk bekerja dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Termasuk memperbaiki seluruh keadaan ruangan yang juga menjadi perhatiannya meski baru dilantik sebagai Gubernur Kalbar.
“Ruangan udah seperti lawe lawe (banyak sarang laba-laba,red) sampai Jumat kemarin masih saya lihat. Masih banyak yang kerja maen hape main game saja, ngapain kerja karena saya lihat, dikire saye tak lihat?. Konsentrasilah bekerja kalau saya bertemu dengan pegawai main game saudara tau saya gimana,” paparnya mengingatkan.
Ia melanjutkan kepada seluruh Kepala Dinas jikalau ada hal apapun ia mempersilahkan untuk bertanya dan jangan segan bertemu selama ia ada dikantor, ia siap menerima siapapun yang ingin berkoordinasi terkait pekerjaan.
Terkait dengan pemilihan Sekda nantinya ia juga meyakinkan bahwa panitia open biding yang benar benar independent dan bertugas segera menyiapkan segala sesuatu sehingga Sekda di 3 bulan kedepan sudah ada definitif.
Kepada seluruh Kadis yang dirotasi juga diingatkan olehnya agar siap bekerja dengan baik.
“Setelah dua tahun dirotasi maka harus bersyukur karena masa jabatan selama lima tahun dan ada evaluasi tergantung penilaian,” katanya.
Gubernur Kalbar lantas menyebutkan jika tidak ingin ada penambahan tenaga kontrak karena melanggar aturan PP nomor 48.
“Ada aturan Kepala SKPD untuk kontrak? Saya minta aturannya mana, sementara 256 tenaga kontrak di keuangan ada 55 orang. Sementara 1600 jejeran tenaga kontrak dan diluar guru sebanyak 25 persen sementara pegawai kita mencapai 6ribu orang. Termasuk Direktur Satpol PP juga jangan pakai pangkat bagi mereka yang masih kontrak. Termasuk BPBD Pak Nyarong tidok jak kerjenye, tanyalah Pemdanye turunlah ditangani, sekarang banjir sudah surut kan ada uangnye jangan nunggu asap baru kerje.
Tidak ada gerakan BPBD sama sekali seperti di Sambas, Landak, Kapuas Hulu dan lainnya. Membuat laporan komen center tiap hari bisa koordinasi,” kata Midji lagi.
Tahun 2019, diharapkan Sutarmidji harus dengan semangat baru dan bekerja membawa perubahan untuk Kalbar dan iapun erdoa mengakhiri tugas dan kehidupannya di Kalbar yang sangat ia cintai.
“Siapapun etnis dan agama apapun selama diberikan amanah ayok kita laksanakan tugas dengan baik dan benar kecuali agama lakumdinukum waliyadin dan kita harus memberikan kenyamanan dalam melaksanakan kegiatan keagamaan di Kalbar semoga Kalbar kita semua sukses di 2019,” pungkasnya.
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor. : Kundori





