Sekda Kalbar harap GOPTKI dapat sentuh dunia pendidikan

Pontianak (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar A.L. Leysandri mengharapkan kepada Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (DPD GOPTKI) Kalbar lebih memantapkan tugas dan fungsi melalui berbagai program yang menyentuh langsung dunia kependidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat yang makin maju, baik dalam proses belajar mengajar, kurikulum, tenaga pendidik, prasarana, maupun sarana pendukung lainnya .
“Kami harap, Program GOPTKI Kalbar dapat menyentuh dunia pendidikan di Kalbar,” harap A.L. Leysandri, saat melantik Ketua DPD GOPTKI Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar belum lama ini.
Arinal Djunaidi mengatakan sebagaimana diketahui, GOPTKI berdiri pada tgl 05 April 1957 dengan visi membina anak usia dini untuk membentuk watak bangsa agar menjadi manusia Indonesia yang berakhlak mulia, aktif, kreatif, inovatif, cerdas , dan produktif”.
Kini GOPTKI telah berusia 58 tahun , selama perjalanan waktu organisasi ini telah memiliki pengalaman, wawasan yang sangat luas untuk mengembangkan serta menciptakan image positif di tengah-tengah masyarakat.
Dikatakannya, DPD GOPTKI lebih memantapkan tugas dan fungsi melalui berbagai program yang menyentuh langsung dengan dunia kependidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat yang makin maju, baik dalam proses belajar mengajar, kurikulum, tenaga pendidik, prasarana, maupun sarana pendukung lainnya.
“Saya harap, GOPTKI harus mampu bersaing serta menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak usia dini,” harapnya.
Mantan Sekda Sanggau juga berkeyakinan dan percaya potensi GOPTKI sangat membantu pemerintah untuk bersama-sama mencerdaskan anak bangsa dan mewujudkan generasi muda yang mandiri dan bertanggung jawab, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Hadir dalam Pelantikan ini, Ketua TP PKK Kalbar, Lismaryani Sutarmidji, dan para pengurus serta anggota DPD GOPTKI Provinsi Kalbar dan para undangan.
Penulis : Humas Pemprov Kalbar
Editor : Dina Wardoyo





