Bripda Jordan, Anggota Polres Sekadau Kuasai Tiga Bahasa Asing
![]() |
| Brioda Meisianus Jordan |
Sekadau (Suara Kalbar) – Bripda Meisianus Jordan merupakan salah satu anggota Polri yang bertugas di Polres Sekadau. Siapa sangka, polisi yang baru bertugas 3 tahun itu menguasai bahasa asing, yaitu Inggris, Prancis dan Jepang.
Meski hanya anak petani, Jordan, sapaan akrab Bripda Meisianus Jordan selalu bersemangat belajar bahasa asing. Saat ini, dirinya sedang mempelajari bahasa Jerman, Spanyol dan Korea. Secara pengucapan, bahasa Jerman, Spanyol dan Korea sudah bisa dilakukan oleh Jordan.
Dengan bahasa asing yang dikuasainya itu, Jordan dipercaya oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau menjadi penerjemah saat kegiatan Inacraft di Jakarta. Selain menjadi penerjamah, dirinya harus mempromosikan kerajinan Sekadau.
“Mulai dari 2014, kemudian 2017, 2018 dan 2019 saya berpartisipasi dalam kegiatan Inacraft. Saya sebagai penerjemah, terutama untuk bahasa Jepang dan Inggris. Mereka (Turis) biasanya nanya bahannya, cara membuat kerajinannya dan lainnya,” ujar Jordan, Jumat (2/7).
Sebagian besar bahasa asing yang dipelajari Jordan dilakukan dengan autodidak. Hanya, bahasa Jepang yang dia dapat dengan mengikuti pendidikan Sebasa Lemdiklat Polri pada 2017 lalu, selama 3 bulan.
Menariknya dari 15 siswa, Jordan meraih peringat I baik itu nilai di kelas maupun lomba presentase. Ia pun baru bisa mengusasi bahasa Jepang disaat bulan terakhir pendidikan.
“Mentornya orang Jepang. Mentornya menangis, seakan tidak percaya saya yang belajar dari nol dalam waktu 3 bulan sudah bisa berbahasa Jepang,” ucap Jordan.
Setelah itu, Jordan pun termotivasi belajar bahasa Prancis. Terlebih, saat ia mengetahui Kasat ditempatnya bertugas juga pernah mengikuti pendidikan bahasa Prancis.
Hanya butuh waktu 3 bulan lamanya, Jordan sudah bisa berbahasa Prancis. Bahkan, ia pun berkomunikasi dengan pimpinan (Kasat) ditempatnya bertugas dengan bahasa Prancis.
“Belajar bahasanua itu lebih intens menonton video di YouTube, membaca buku dan mempraktekannya di depan cermin,” kata dia.
Belajar bahasa asing dilakukan Jordan untuk menguji kemampuan dirinya sendiri. Menurutnya, bahasa asing bukan lah momok yang menakutkan, khususnya bahasa Inggris.
“Tidak ada yang mustahil jika mau belajar. Saya berharap bisa terus belajar dan mempertahankan bahasa-bahasa yang sudah dipelajari,” ungkapnya.
Penulis: DM/Tim Liputan
Editor: Kundori






