SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Bea Cukai Jagoi Babang Sulit Pantau Jalan Tikus Barang Ilegal

Bea Cukai Jagoi Babang Sulit Pantau Jalan Tikus Barang Ilegal

Saat penyerahan barang ilegal hasil tangkapan Polres Bengkayang kepada Bea Cukai Jagoi Babang. 

Bengkayang (Suara Kalbar) -Bea cukai Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang mengakui masih kesulitan untuk mendeteksi peredaran barang illegal yang masuk melalui jakur jalan tikus diperbatasan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Penindakan dan penyidikan bea cukai Jagoi Babang Satrianto Sejati saat acara penyerahan barang bukti 35 karung sepatu karet asal Malaysia di halaman Mapolres Bengkayang Selasa (6/8) pagi.

Ia mengatakan petugas bea cukai Jagoi Babang saat ini masih kesulitan dalam mendeteksi peredaran barang masuk di perbatasan Negara RI-Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang.

Pasalnya sulitnya untuk mendeteksi karena banyak jalan tikus di wilayah perbatasan terutama jalan perkebunan kelapa sawit perusahaan yang sulit di akses.

Selain itu menurut Satrianto Sejati kendala dalam mengawasi titik titik yang menjadi jalur masuk barang illegal juga karena keterbatasan personil yang saat ini hanya ada 6 orang petugas pengawasan bea cukai Jagoi Babang.

Salah satu upaya yang bisa mengurangi masuknya barang illegal yang dapat merugikan keuangan negara adalah Pemerintah harus segera membuka get pintu masuk Pos Lintas Batas (PLB) menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) resmi.

“Dengan dibukannya pintu perbatasan secara resmi, minimal akan mengurangi 50 persen arus masuk barang illegal di perbatasan,” pungkasnya.

Penulis: Nadi

Editor: Kundori

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play