Kota Tempat Tinggal Firaun Ditemukan di Dekat Luxor, Usianya 3.400 Tahun!
![]() |
| Ilustrasi perempuan mesir kuno. [Shutterstock] |
Suara Kalbar – Arkeolog Mesir menemukan sebuah kota kuno yang dipercaya sebagai tempat Firaun berkuasa di zaman dahulu kala.
Kota ini tertimbun selama berabad-abad dan tidak pernah terlihat, padahal terlelak di dekat objek wisata populer di kota Luxor.
Dilansir ANTARA, Zahi Hawass, pakar arkeologi
asal Mesir, menaksir kota itu dibangun lebih dari 3.400 tahun yang lalu
pada masa pemerintahan mewah Amenhotep III — salah satu firaun paling
kuat di Mesir Kuno.
Tim penggali mulai mencari kuil kamar mayat dekat
Luxor pada September, tetapi dalam beberapa pekan menemukan beberapa
formasi batu bata lumpur di segala arah, kata Zahi Hawass dalam sebuah
pernyataan.

Mereka
menemukan kota yang terpelihara dengan baik yang memiliki dinding dan
ruangan yang hampir lengkap dipenuhi dengan peralatan kehidupan
sehari-hari bersama dengan cincin, scarab (jimat berbentuk kumbang),
bejana tembikar berwarna, dan batu bata lumpur dengan segel stempel
berukir milik Amenhotep.
“Jalan-jalan kota diapit oleh rumah-rumah … beberapa dindingnya setinggi tiga meter,” kata Hawass.
Penggalian terletak di Tepi Barat Luxor dekat
Colossi of Memnon, Medinet Habu dan Ramesseum, atau kuil kamar mayat
Raja Ramses II, yang terletak tidak jauh dari Lembah Para Raja.
“Ini adalah penemuan yang sangat penting,” kata
Peter Lacovara kepada Reuters. Lacovara adalah direktur Badan Dana
Warisan dan Arkeologi Mesir Kuno yang berpusat di Amerika Serikat.
Lacovara mengatakan bahwa kondisi pelestarian dan
jumlah barang dari kehidupan sehari-hari yang ditemukan dalam
penggalian dekat Luxor itu mengingatkannya pada suatu penggalian
terkenal lainnya.
“Ini semacam Pompeii Mesir kuno dan menunjukkan
kebutuhan kritis untuk melestarikan daerah ini sebagai taman arkeologi,”
kata Lacovara, yang telah bekerja di kawasan istana Malqata selama
lebih dari 20 tahun tetapi tidak terlibat dalam penggalian.
Sumber : Suara.com





