Pelatihan Kriya Tingkatkan Pengetahuan dan Kreatifitas Anak Muda
![]() |
| Peserta Pelatihan Kriya di FE Untan |
Pontianak (Suara Kalbar) – Peserta kegiatan pelatihan Kriya yang dilakukan Kemenpora bekerjasama dengan Untan, Hani Alfiyani, menilai kegiatan pelatihan Kriya dapat meningkatkan pengetahuan baru.
“Bagus, dapat meningkatkan kreativitas anak muda,” ungkap Hani Alfiyani kepada wartawan, Jumat (4/10/2019).
Ia lantas memberi saran kedepan agar kegiatan ini bisa mendatangkan pemateri yang luar biasa.
“Tentu yang bisa membangkitkan jiwa kreativitas yang lebih lagi,” tegasnya.
Mahasiswa FMIPA Universitas Tanjungpura jurusan Kimia Murni angkatan 2016 semester 7 itupun menilai hal baru yang dia jumpai pada saat kegiatan pelatihan Kriya yaitu dapat membangun jaringan yang lebih luas. “Untuk tahu dan mengembangkan kreativitas yang kami miliki,” jelasnya.
Sesuai dengan tujuan awal, ia mengakui bersama tim ingin memfokuskan dan mengembangkan limbah organik di Kota Pontianak.
“Karena sesuai data, sampah terbesar adalah limbah organik. Terutama durian, saya dan tim sangat ingin melakukan riset lebih lanjut, agar tahu pengolahan dan kandungan apa saja yang terkandung di dalam kulit durian,” paparnya.
Hingga saat ini, ia menambahkan kulit durian sudah dilakukan uji coba, untuk racun nyamuk, obat jerawat, obat sakit perut, manisan,dan lain-lain.
“Jadi perlu di lakukan riset lebih lanjut agar dapat menyakinkan konsumen,” pungkasnya.
Penulis : Dina Wardoyo
Editor : Kundori






