BPJS Naik, Warga Sekadau Harapkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Meningkat
![]() |
| Ilustrasi BPJS. Sumber : Suara.com |
Sekadau (Suara Kalbar) – Naiknya iuran BPJS untuk kelas 1 dan kelas 2 membuat masyarakat Sekadau mengharapkan kualitas pelayanan kesehatan juga ditingkatkan.
Warga Desa Tapang Perodah, Kecamatan Sekadau Hulu, Venansius Kasem mengatakan dengan kenaikan ini jangan sampai pengguna BPJS dikesampingkan seperti kejadian yang sudah ada.
“Kalau BPJS naik, kualitas pelayanan juga harus bagus. Pengguna BPJS juga jangan sampai dikesampingkan pelayannya,” ujar Venansius kepada suarakalbar.co.id, selasa (5/10).
Diketahui, pembayaran BPJS untuk kelas 2 dari 55.000/orang menjadi 110.000/orang, untuk kelas 1 dari 80.000/orang menjadi 160.000/orang
Venansius juga menyampaikan Kenaikan iuran ini juga membuat warga semakin menjerit.
Menurutnya jika hanya naik 50 sampai 60 persen saja tentu masih bisa dijangkau.
“Kalau naiknya sedikit sih dak apalah, namun jika 100 persen berat juga, terlebih pelayanan sekarang masih kurang maksimal terutama di kampung saya, petugas puskesmas kadang lamban dalam pelayanan,” ungkapnya.
Ia berharap kenaikan 100 persen BPJS untuk kelas 1 dan 2 jangan sampai berimbas ke barang kebutuhan pokok lainnya karena semakin membuat susah warga, terlebih kondisi ekonomi warga yang lagi naik turun.
“Jangan sampai kenaikan ini berimbas kepada kebutuhan lain, sekarang kan harga-harga kebutuhan pokok lainnya ikut juga naik. Khusus gas elpiji 3 kilo, sudahlah mahal, langka lagi,” ujarnya.
Diketahui, Presiden telah menetapkan kenaikan 100% iuran BPJS untuk kelas 1 dan kelas 2, sedangkan untuk kelas 3 masih tetap. Keputusan ini mulai berlaku bulan januari Tahun 2020 mendatang.
Penulis : Tambong Sudiyono
Editor : Diko Eno






