LDII Singbebas Ikuti PATH 2019
![]() |
| Pengajian Akhir Tahun (PATH) 2019 selama tiga hari di Masjid Baitul Arif, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang.[suarakalbar/Kur] |
Bengkayang (Suara Kalbar) – Menghindari kesan hura-hura di malam tahun baru, puluhan generasi penerus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Singbebas (Singkawang-Bengkayang- Sambas) mengikuti Pengajian Akhir Tahun (PATH) 2019 selama tiga hari di Masjid Baitul Arif, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang.
Agenda berlangsung sejak 30 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menyatakan kegiatan PATH salah satu bentuk kegiatan LDII dalam membina generasi. Dalam hal ini, LDII prioritas programnya pembinaan umat.
“LDII prioritas programnya adalah pembinaan umat, maka di saat pergantian tahun baru, kita berusaha membentengi dari hal-hal negatif dan diarahkan pada kegiatan positif,” ujar Susanto setelah memberikan arahan pada peserta PATH LDII, Senin (30/12).
Kata lagi Susanto, membina generasi bukan hal yang mudah, dan butuh keseriusan dan berkesinambungan, oleh karena itu LDII menargetkan dalam pembinaan generasi terwujudnya SDM profesional religius.Dan untuk mewujudkan visi itu, LDII secara konsisten melakukan kegiatan yang terprogram dan sistematis,” tambahnya.
Lanjutnya lagi dengan diadakan kegiatan ini, diyakini akan membantu pemerintah dan aparat.
“Kalau di malam pergantian tahun baru semua lembaga masyarakat melakukan kegiatan positif terutama yang bertujuan untuk peningkatan iman dan takwa, saya yakin pemerintah dan aparat terbantu,” tegas Susanto.
Susanto menambahkan, kegiatan tersebut mampu menciptakan kondisi dan situasi yang kondusif.
Sementara itu Sekcam Sanggau Ledo, Billy Marsoni mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena kegiatan LDII adalah yang pertama kali dilakukan di Sanggau Ledo.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan LDII, karena ini yang pertama di Sanggau Ledo,” ujarnya.
Dikatakannya, pengaruh negatif untuk kalangan remaja sangat luar biasa, maka kegiatan ini bagian dari mencegah pengaruh negatif termasuk bahaya narkoba.
“Sanggau Ledo adalah daerah yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia tentu pengaruh-pengaruh negatif sangat terbuka sehingga pembinaan seperti ini harus digalakkan,bahkan jajaran Muspika menaruh harapan bukan kali ini saja melainkan berkelanjutan,” tutupnya.
Penulis : Nadi
Editor : Diko Eno






