Kadiskes Singkawang Ungkap Pasien Berusia Lima Tahun Mulai Membaik
![]() |
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr Barita Ompusunggu |
Singkawang (Suara Kalbar)- Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, dr Barita Ompusunggu mengungkapkan bahwa anak berusia lima tahun dan merupakan satu keluarga, yang saat ini masih dalam observasi atau pengawasan petugas medis RSUD dr Abdul Aziz Singkawang, kondisinya sudah mulai membaik.
“Dari empat pasien tadi yang merupakan satu keluarga, hanya ada anaknya yang berusia lima tahun mengalami demam, batuk dan filek, namun kondisi anak tersebut sudah mulai membaik,” ujar dr Barita Ompusunggu.
Dia menjelaskan, satu keluarga tersebut memang dalam pengawasan di ruang isolasi kerena mereka berangkat bersama-sama ke Korea Selatan dan tinggal satu rumah, sedangkan Korea Selatan terbanyak kedua dari Covid-19, setelah China.
“Mereka masuk ke negara dengan kategori sangat beresiko, dan saat ini masih susfect atau dugaan, jadi belum tentu positif,” katanya.
Empat pasien yang merupakan satu keluarga ini, memang tidak diperbolehkan kontak fisik dengan pihak lain selain petugas medis, sampai masa observasi selesai atau sudah mendapatkan hasil sampel dari laboratorium di Jakarta.
“Sedangkan tiga orang pasien lainnya sementara inu tidak diberi obat apapun, dan untuk anak berusia lima tahun tersebut diberikan obat secara simptomatik, dan mudah-mudahan perkiraan saya bahwa pasien ini bukan virus corona,” jelasnya.
Barita Ompusunggu mengatakan untuk semua kebutuhan makan dan minum para pasien tersebut dipenuhi dari luar, sampai masa inkubasi selesai 14 hari.
“Jadi kalau sembuh, maka bisa keluar dan hari informasi Dinas Kesehatan Provinsi akan mengambil sampel untuk dibawa ke Jakarta,” katanya.
Barita Ompusunggu mengimbau agar warga jangan terlalu khawatir dan takut yang berlebihan, misalnya berburu masker. “Paling penting yang memakai masker adalah orang yang sakit, dan dengan menjaga daya tahan tubuh serta mencuci tangan secara berkala minimal 20 detik dengan air dan sabun,” ujarnya.
Penulis : Tim Liputan
Editor : Hendra






