Masih Berkeliaran, Puluhan Pelajar Bengkayang Terjaring Satpolpp
![]() |
| Puluhan pelajar terjaring Satpol PP Bengkayang.[Suarakalbar/Ist] |
Bengkayang (Suara Kalbar) – Kebijakan pemerintah untuk meliburkan para pelajar selama 14 hari guna mencegah penyebaran penyakit akibat Covid-19 dengan tidak berada pada pusat keramaian serta lebih banyak beraktivitas dirumah, ternyata tidak dimanfaatkan dengan baik.
Kamis, (19/3/2020), kemarin, sebanyak 31 anak (28 pelajar dan 3 anak putus sekolah) terjaring razia oleh Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Bengkayang di Warung-warung internet sekitaran kota Bengkayang.
“Masih banyak warnet dan tempat keramaian lain yang belum dipantau. Rencana besok (hari ini) giat ini kembali berjalan,” ungkap Kasat Pol PP, Ali Akbar, Jumat (20/3/2020).
Ke-31 anak-anak ini diberikan pembinaan oleh Kasat Pol PP, Asisten I dan III Setda Bengkayang serta Plt. Kadis Dikbud dilantai V Kantor Bupati. Disamping itu, pihak Satpol PP melakukan pendataan kepada mereka.
Asisten I, Yohanes Atet, maupun Asisten III, Upar P. Hasugian, mengingatkan hal yang sama, meminta agar para pelajar tidak memanfaatkan libur sekolah ini dengan berada ditempat-tempat keramaian serta benar-benar menjaga kesehatan.
“Apabila dilain waktu kalian masih melanggar, siap-siap orang tua kalian yang dipanggil,” tegas Kadis Dikbud, Gustian Andiwinata.
Penulis : Nadi
Editor : Dina Wardoyo






