Tim SAR Temukan Yayan, Kru Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito
Barito Kuala (Suara Kalbar) – Kabar duka kembali menyelimuti insiden jatuhnya helikopter Super Puma EC225LP dengan registrasi VH-HGM di perairan Sungai Barito, wilayah Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026).
Salah satu kru helikopter bernama Yayan berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 18.08 WITA dalam kondisi meninggal dunia.
Setelah ditemukan, jenazah korban selanjutnya dibawa oleh Tim SAR menuju puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Proses pencarian dan evakuasi berlangsung di tengah perhatian masyarakat. Tim SAR Gabungan bersama warga setempat tampak memadati lokasi jatuhnya helikopter untuk membantu dan menyaksikan upaya evakuasi para korban.
Sejumlah personel gabungan terus melakukan penanganan di sekitar lokasi kejadian guna memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar.
Diketahui, helikopter Super Puma tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui metode water bombing.
Peristiwa ini menambah duka dalam operasi penanganan karhutla di Kalimantan. Sebelumnya, kecelakaan helikopter Mi-17V5 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada 4 November 2026 juga mengakibatkan tiga personel meninggal dunia.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan di lokasi kejadian masih menjadi perhatian Tim SAR Gabungan dan masyarakat setempat.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana






