Anak-Anak Desa Pelapis Gosok Gigi Bareng Dokter KIPP Sambil Belajar PHBS
Kayong Utara (Suara Kalbar) – Menjaga kesehatan gigi perlu dibiasakan sejak usia dini. Untuk mengenalkan pentingnya kebersihan diri kepada anak-anak, Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk cara menggosok gigi dengan baik dan benar, kepada siswa di Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara.
Sebagai bagian tanggung jawab sosial (CSR) bidang pendidikan, KIPP memperkenalkan kebiasaan hidup sehat dengan cara yang mudah dipahami dan diterapkan anak-anak. Dokter Alberto Hendrik Imkotta dari Klinik KIPP secara sederhana dan interaktif menjelaskan pada para siswa sekolah dasar (SD) agar dapat mengenali pentingnya menjaga kebersihan tubuh, terutama kesehatan gigi dan mulut.
Bagi anak-anak usia sekolah, menggosok gigi bukan sekadar rutinitas, tetapi kebiasaan yang perlu diterapkan dengan cara yang tepat dan konsisten.
Dokter Alberto menerangkan, PHBS bermula dari kebiasaan dasar seperti dengan mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, hingga menyikat gigi secara teratur.
“Anak-anak perlu memahami menjaga kesehatan dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Menggosok gigi, mencuci tangan, dan menjaga kebersihan diri merupakan hal-hal mendasar yang perlu dibiasakan sejak usia dini,” jelas Dokter Alberto.
Menurutnya, edukasi kesehatan perlu diberikan secara berulang agar anak-anak semakin memahami dan menjadi kebiasaan sehari-hari, sehingga membutuhkan dukungan serta contoh dari orang tua dan guru.

Kepala SD Negeri 2 Pelapis, Asmaden mengatakan, kehadiran pemateri dari luar sekolah memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa. Anak-anak dapat memperoleh pengetahuan tambahan melalui penjelasan, dialog, dan kegiatan interaktif.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ada yang sebelumnya sudah bertanya kapan kegiatan akan dilaksanakan. Kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena mereka tidak hanya menerima materi dari guru, tetapi juga bisa berdialog dan mengikuti aktivitas secara langsung,” ungkap Asmaden.
External Relations Manager KIPP Sugeng Sulistiyo mengatakan, edukasi PHBS merupakan bagian dari program CSR bidang pendidikan yang bertujuan memperluas pengetahuan anak-anak mengenai kebiasaan hidup sehat.
“Kami berharap melalui edukasi ini, anak-anak semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri. Pengetahuan yang mereka dapatkan diharapkan bisa diterapkan dalam keseharian, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menjadi kebiasaan positif yang terus terbawa hingga dewasa,” ujar Sugeng.
Penulis: Siaran Pers
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






