SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas di Desa Penyeluang Kapuas Hulu

Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kapuas di Desa Penyeluang Kapuas Hulu

Tim SAR saat evakuasi korban tenggelam di Sungai Kapuas di Kapuas Hulu. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Kapuas Hulu (Suara Kalbar)  – Tim SAR gabungan menemukan Kuwierianus Mardi (21), warga yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Penyeluang, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Sabtu (31/10/2026).

Kepala Kantor SAR Pontianak, Budiono, mengatakan operasi pencarian hari ketiga dimulai pukul 06.00 WIB. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di permukaan air ke arah hilir dari lokasi kejadian dengan luas area pencarian sekitar tiga mil laut persegi.

Pencarian membuahkan hasil lima menit kemudian. Pada pukul 06.05 WIB, tim SAR gabungan menerima informasi dari warga Desa Ujung Bayur yang menemukan korban mengapung di perairan desa tersebut.

“Setelah menerima informasi dari warga, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju Desa Ujung Bayur untuk melakukan evakuasi korban,” kata Budiono.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Penyeluang RT 002, Desa Penyeluang, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu.

Tim SAR gabungan tiba di Desa Ujung Bayur pada pukul 07.15 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi. Sekitar satu jam 15 menit kemudian, tepatnya pukul 08.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, pada pukul 08.40 WIB operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang berlangsung selama tiga hari tersebut berakhir. Tim SAR juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai.

Budiono mengimbau warga, khususnya yang bekerja atau beraktivitas di sungai, termasuk mencari ikan dan menggunakan perahu, untuk selalu mengutamakan keselamatan guna menghindari kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Jika menemukan kondisi yang membahayakan manusia atau terjadi keadaan darurat, segera hubungi layanan darurat SAR melalui nomor 115,” tutupnya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play