Persiapan Seleksi Polri, Polsek Sebangki Bina Fisik dan Mental Pelajar SMAN 1
Landak (Suara Kalbar) – Polsek Sebangki memberikan pembinaan jasmani dan motivasi kepada siswa kelas XII SMAN 1 Sebangki yang bercita-cita menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kegiatan ini bertujuan mendorong para pelajar mempersiapkan fisik, mental, dan kedisiplinan sejak dini untuk menghadapi proses seleksi penerimaan anggota Polri.
Pembinaan tersebut dilaksanakan di halaman SMAN 1 Sebangki, Dusun Sebangki, Desa Sebangki, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak, Jumat (30/10/2026). Para siswa dan siswi mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Sebangki IPDA Rudiyansyah, personel Polsek Sebangki AIPDA Rahmad, Bhabinkamtibmas Desa Sebangki AIPTU Ari Bowo, Kepala SMAN 1 Sebangki OMA, S.Pd., guru Bimbingan Konseling (BK), serta para siswa kelas XII.
Kapolsek Sebangki IPDA Rudiyansyah, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda, khususnya pelajar yang memiliki keinginan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi kepolisian.
Menurut Rudiyansyah, persiapan menjadi anggota Polri perlu dilakukan sejak dini, tidak hanya dengan memenuhi persyaratan administrasi dan akademik, tetapi juga menjaga kebugaran tubuh, melatih kemampuan fisik, serta membangun mental yang tangguh dan disiplin.
“Kami ingin memberikan motivasi sekaligus gambaran kepada para siswa bahwa untuk menjadi anggota Polri diperlukan persiapan yang matang. Tidak cukup hanya memiliki keinginan, tetapi juga harus dibarengi dengan disiplin, kesehatan jasmani, mental yang kuat, serta kemauan untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan diri,” ujarnya.
Ia berharap pembinaan tersebut dapat meningkatkan pemahaman para pelajar mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan seleksi penerimaan anggota Polri.
Selain itu, Rudiyansyah mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan seleksi dengan meminta imbalan tertentu.
Ia menegaskan, proses rekrutmen anggota Polri mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Dengan prinsip tersebut, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sebangki OMA, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Sebangki, khususnya Kapolsek beserta personel, atas perhatian dan pembinaan yang diberikan kepada para siswa di sekolahnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat positif, terutama bagi pelajar yang ingin melanjutkan cita-cita menjadi anggota Polri. Selain mendapatkan gambaran mengenai persiapan seleksi, siswa juga didorong untuk menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan kedisiplinan, dan membangun semangat dalam meraih masa depan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui pembinaan ini, Polsek Sebangki berharap semakin banyak pelajar yang termotivasi untuk mempersiapkan diri menjadi anggota Polri secara terencana dan bertanggung jawab.
Dengan latihan teratur, kedisiplinan, kerja keras, serta integritas, generasi muda Kecamatan Sebangki diharapkan mampu meraih cita-cita dan kelak menjadi anggota Polri yang profesional serta dapat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






