Progres Rehab Jalan dan Jembatan UPJJ Wilayah 4 Capai 70 Persen, Anggaran 2026 Tembus Rp4,3 Miliar
Melawi (Suara Kalbar) – Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah 4 yang meliputi Kecamatan Sayan, Sokan, Tanah Pinoh, dan Tanah Pinoh Barat terus menggenjot pekerjaan rehabilitasi jalan dan jembatan. Hingga Senin (26/10/2026), progres pekerjaan di wilayah tersebut diklaim telah mencapai 70 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPJJ Wilayah 4, Parlindungan Marbun, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat penyelesaian pekerjaan agar seluruh kegiatan dapat rampung sesuai target waktu pada tahun anggaran 2026.
“Saat ini total progres pekerjaan di wilayah UPJJ 4 sudah mencapai 70 persen,” ungkap pria yang akrab disapa Marbun tersebut saat dikonfirmasi jurnalis Suara Kalbar, Senin (26/10/2026).
Marbun menjelaskan, pada APBD murni tahun anggaran 2026, UPJJ Wilayah 4 mendapatkan alokasi anggaran kurang lebih Rp2,8 miliar. Sementara itu, pada APBD Perubahan terdapat tambahan anggaran sebesar Rp1,5 miliar.
Dengan demikian, total alokasi anggaran yang disebutkan untuk kedua pos anggaran tersebut mencapai sekitar Rp4,3 miliar.
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan pekerjaan rehabilitasi jalan dan jembatan di sejumlah titik, termasuk ruas jalan dari Desa Ulak Muit hingga Desa Mahikam, Kecamatan Tanah Pinoh Barat.
Menurutnya, pekerjaan di ruas tersebut hingga kini masih berlangsung dan terus diupayakan agar dapat diselesaikan sesuai dengan perencanaan.
Menanggapi informasi mengenai keterlibatan kontraktor dalam pekerjaan rehabilitasi jalan dan jembatan tersebut, Marbun membantah bahwa pekerjaan utama di lapangan dilaksanakan oleh pihak kontraktor.
“Tidak benar jika pekerjaannya tersebut dikerjakan kontraktor. Tetap kami pihak UPJJ Wilayah 4 yang mengerjakannya,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pihaknya memang melakukan kontrak sewa alat berat dengan pihak ketiga. Langkah tersebut dilakukan karena UPJJ Wilayah 4 masih menghadapi keterbatasan alat berat untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Marbun menegaskan, penyewaan alat berat tersebut merupakan upaya untuk menunjang kelancaran pekerjaan, bukan berarti seluruh pelaksanaan pekerjaan diserahkan kepada kontraktor.
“Seluruh pekerjaan di lapangan kita awasi langsung,” pungkasnya.
Target Penyelesaian Jadi Perhatian
Dengan progres yang disebut telah mencapai 70 persen, penyelesaian sisa pekerjaan menjadi perhatian menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.
Masyarakat di wilayah Sayan, Sokan, Tanah Pinoh, dan Tanah Pinoh Barat tentu berharap rehabilitasi jalan dan jembatan dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses terhadap pelayanan publik.
“Kami sebagai masyarakat, sangat bersyukur adanya peningkatan infrastruktur di wilayah kami. Terutama Jalan dari desa upit ke Mahikam. Tentu harapan kami kualitas pekerjaan menjadi prioritas pihak UPJJ, ” harap salah seorang warga Tanah Pinoh Barat.
Selain itu juga, penyelesaian pekerjaan sesuai target waktu dan kualitas hasil pekerjaan menjadi hal penting agar anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis: Dea Kusumah Wardhana
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






