SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah DINSOSP3AKB Sanggau Gelar Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan, Libatkan 10 Sekolah dari 4 Kecamatan  

DINSOSP3AKB Sanggau Gelar Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan, Libatkan 10 Sekolah dari 4 Kecamatan  

Kegiatan Orientasi Sekolah Siaga Kependudukan. SUARAKALBAR.CO.ID/COK

Sanggau (Suara Kalbar) – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Sanggau menggelar Orientasi Pelaksanaan dan Pengelolaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di salah satu kafe di Sanggau, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam implementasi program pendidikan kependudukan di satuan pendidikan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga pendidik mengenai konsep, mekanisme pelaksanaan, serta pengelolaan program SSK, khususnya dalam mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam mata pelajaran yang relevan.

Kegiatan diikuti perwakilan guru dari 10 satuan pendidikan jenjang SMP/sederajat dan PKB/PLKB yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kapuas, Parindu, Tayan Hulu, dan Bonti, serta menghadirkan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Nyigit Wudi Amini, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Nyigit menekankan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran peserta didik terhadap berbagai isu dan dinamika kependudukan sejak dini.

Melalui program SSK, peserta didik diharapkan mampu memahami berbagai aspek kependudukan, mulai dari kuantitas penduduk, bonus demografi, mobilitas penduduk, administrasi kependudukan, kualitas penduduk, hingga pembangunan keluarga.

Menurutnya, pendidikan kependudukan tidak hanya bertujuan menambah wawasan, tetapi juga membangun kesadaran dalam merencanakan kehidupan dan masa depan secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala DINSOSP3AKB Kabupaten Sanggau, Ginting, menjelaskan bahwa orientasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan program SSK tidak hanya sebatas pembentukan administratif, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran.

“Melalui orientasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para guru mengenai bagaimana materi kependudukan dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran. Sebanyak 10 satuan pendidikan dari empat kecamatan mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari tahapan implementasi program SSK di Kabupaten Sanggau,” ujar Ginting.

Ginting menegaskan, Pemkab Sanggau melalui DINSOSP3AKB terus berkomitmen memperluas implementasi program SSK secara bertahap melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi bersama pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

“Kami menargetkan seluruh satuan pendidikan jenjang SMP/sederajat di Kabupaten Sanggau yang jumlahnya mencapai 132 sekolah dapat menjadi Sekolah Siaga Kependudukan. Tentunya, target ini akan diwujudkan secara bertahap melalui advokasi, orientasi, pendampingan, serta penguatan sinergi lintas sektor,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, DINSOSP3AKB berharap implementasi SSK dapat terus diperluas sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses akademik, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menanamkan kesadaran kependudukan sejak dini.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mendukung terwujudnya generasi yang terencana, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Penulis: Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play