SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah RSUD dr. Rubini Mempawah Disiapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan, Kemenkes RI Bantu Cathlab hingga CT Scan 64 Slice

RSUD dr. Rubini Mempawah Disiapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan, Kemenkes RI Bantu Cathlab hingga CT Scan 64 Slice

Bupati Mempawah Erlina dan Plt Direktur RSUD dr Rubini, Riska Susanti, saat meninjau rumah sakit, belum lama ini. [SUARAKALBAR.CO.ID/Prokopim]

Mempawah (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Mempawah terus mempersiapkan penguatan pelayanan kesehatan di RSUD dr. Rubini.

Dukungan peralatan medis dari pemerintah pusat hingga pembenahan fasilitas dan peningkatan kompetensi layanan menjadi bagian dari upaya menjadikan rumah sakit tersebut sebagai rujukan bagi masyarakat Mempawah dan daerah sekitarnya.

Bupati Mempawah, Erlina, mengatakan berbagai masukan dan keluhan masyarakat, termasuk terkait pelayanan RSUD dr. Rubini, menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah perbaikan.

Menurutnya, setiap keluhan yang disampaikan warga perlu dipahami sebagai bentuk perhatian sekaligus harapan agar pelayanan publik, khususnya kesehatan, terus mengalami peningkatan.

“Kami memahami bahwa ketika warga menyampaikan keluhan, ada perhatian dan rasa memiliki, agar keadaan menjadi lebih baik. Itu yang harus kita dengarkan dan jadikan bahan untuk berbenah,” ujar Erlina, Senin (12/10/2026).

Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah memperkuat kapasitas RSUD dr. Rubini agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut mendapat dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network).

Dalam program ini, RSUD dr. Rubini memperoleh dukungan peralatan kesehatan berupa Catheterization Laboratory (Cathlab), CT Scan 64 Slice, dan mamografi.

Erlina menyebut dukungan tersebut sebagai peluang yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan di daerah.

“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Ini kesempatan yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Mempawah dan sekitarnya,” katanya.

Kembangkan Tujuh Bidang Layanan

Melalui Program Transformasi Rujukan Kementerian Kesehatan, RSUD dr. Rubini dipersiapkan untuk mengembangkan layanan dengan kompetensi madya.

Terdapat tujuh bidang pelayanan yang menjadi perhatian, yakni jantung, kanker, saraf, uronefro, kesehatan ibu dan anak (KIA), tuberkulosis (TB), serta kesehatan jiwa.

Untuk merealisasikan pengembangan tersebut, rumah sakit perlu memastikan kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta fasilitas penunjang sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.

Salah satu layanan yang tengah dipersiapkan adalah jantung intervensi menggunakan Cathlab. Fasilitas ini memungkinkan tindakan medis tertentu pada jantung dan pembuluh darah melalui prosedur kateterisasi.

Erlina menjelaskan, sarana utama Cathlab telah dipersiapkan. Namun, RSUD dr. Rubini masih melengkapi sejumlah unit dan fasilitas pendukung agar layanan tersebut dapat memenuhi standar serta beroperasi dengan aman.

Selain Cathlab, keberadaan CT Scan 64 Slice dan mamografi diharapkan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam melakukan pemeriksaan dan menunjang penegakan diagnosis pasien.

Pemerintah daerah juga terus mengajukan sejumlah kebutuhan tambahan kepada Kementerian Kesehatan untuk mendukung peningkatan kemampuan pelayanan sesuai kompetensi yang dikembangkan.

Menurut Erlina, penguatan rumah sakit tidak cukup hanya dengan menghadirkan peralatan medis modern. Kesiapan tenaga kesehatan, kelengkapan fasilitas, serta evaluasi pelayanan secara berkelanjutan juga menjadi faktor penting agar pengembangan tersebut dapat memberikan manfaat nyata.

Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi

Erlina menegaskan, pembenahan pelayanan kesehatan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penambahan fasilitas perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh pasien.

Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, hingga masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan pemerintah pusat, tenaga kesehatan, seluruh pemangku kepentingan, dan tentu masukan masyarakat. Semua punya peran dalam memperbaiki pelayanan ini,” ujarnya.

Bupati Erlina yang juga menjabat Ketua Umum Aspeksindo tersebut berharap masyarakat tetap terbuka menyampaikan kritik, masukan, maupun keluhan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Ia mengakui, proses perbaikan membutuhkan tahapan, perencanaan, dan kerja sama. Namun, setiap kekurangan harus menjadi bahan evaluasi agar pelayanan ke depan semakin baik.

“Tidak semua bisa diselesaikan sekaligus. Tetapi setiap masukan harus kita perhatikan, setiap kekurangan harus kita evaluasi, dan setiap peluang perbaikan harus kita perjuangkan,” tambahnya.

Erlina berharap pengembangan RSUD dr. Rubini tidak hanya menjadikan rumah sakit tersebut semakin lengkap dari sisi fasilitas, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang semakin baik sehingga masyarakat Mempawah dan sekitarnya dapat memperoleh penanganan kesehatan sesuai kebutuhan di daerah sendiri.

“Kita ingin Mempawah terus maju, bukan hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam cara kita menjaga dan melayani masyarakat. Sebab, daerah yang baik adalah daerah yang mau mendengar warganya dan terus memperbaiki diri,” tutupnya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play