SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang Sintang Ekspo 2026 Ditutup, Berlangsung 10 Hari Ditengah Kabut Asap

Sintang Ekspo 2026 Ditutup, Berlangsung 10 Hari Ditengah Kabut Asap

Sekda Sintang, Kartiyus, pada Minggu (20/9/2026) malam menutup Sintang Ekspo 2026. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Sintang (Suara Kalbar)  — Pelaksanaan Sintang Ekspo 2026, Panggung Hiburan Rakyat, Pameran Pembangunan dan Ekonomi Kreatif, serta Kelam Tourism Festival resmi berakhir setelah berlangsung selama 10 hari.

Rangkaian kegiatan tersebut ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Kartiyus, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Dalam sambutannya, Kartiyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Sintang Ekspo 2026 hingga kegiatan berakhir dengan lancar.

“Saya senang akhirnya kegiatan Sintang Ekspo 2026 bisa dilaksanakan dengan lancar sampai hari terakhir ini. Mudah-mudahan tahun depan cuaca bagus sehingga kegiatan Sintang Ekspo bisa dilaksanakan lebih meriah,” harap Kartiyus.

Ia mengatakan, setelah Sintang Ekspo 2026, Kabupaten Sintang masih memiliki agenda besar lainnya, yakni Festival Lestari yang dijadwalkan berlangsung pada 4-7 November 2026.

Di tengah kondisi kabut asap dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah, Kartiyus juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api.

“Kami mengimbau agar masyarakat menjaga pemantik kita. Jangan buang puntung rokok sembarangan. Tim kami terus memadamkan kebakaran yang terjadi. Dan berdoalah supaya hujan segera turun, supaya kabut asap bisa hilang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Sintang, Hendrika, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan selama 10 hari berjalan sukses dan lancar.

Menurutnya, Sintang Ekspo 2026 mendapat partisipasi dari berbagai kalangan melalui pameran pembangunan, produk ekonomi kreatif, otomotif, UMKM hingga pedagang kaki lima.

“Pameran diikuti 152 peserta yang terdiri dari 20 stan OPD dan BUMD, 11 stan otomotif, 65 stan PKL dan 34 stan UMKM,” terang Hendrika.

Selain pameran, panggung utama setiap malam juga diisi berbagai kegiatan dan hiburan. Di antaranya Festival Band Umum, Festival Band Pelajar, Lomba Gerak dan Tari, serta Pemilihan Duta Pariwisata.

Masyarakat juga turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai karya seni, seperti tari-tarian dan seni tarik suara.

“Ada juga penampilan karya seni dari masyarakat seperti tari-tarian dan menyanyi. Terima kasih kepada warga yang sudah menyumbangkan kreativitas mereka di panggung hiburan rakyat ini tanpa kita perlu membiayai,” ungkap Hendrika.

Pada malam penutupan, panitia turut menampilkan para pemenang Festival Band Pelajar, Lomba Gerak dan Tari, serta Duta Pariwisata. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piala dan piagam kepada para pemenang sejumlah perlombaan antar-OPD dan penghargaan untuk stan terbaik.

Suasana penutupan semakin meriah dengan penampilan dua anggota Arwana Band, yakni Hendri Lamiri dan Yan Machmud, yang menghibur masyarakat yang hadir.

Berakhirnya Sintang Ekspo 2026 sekaligus menandai selesainya rangkaian kegiatan promosi pembangunan, ekonomi kreatif dan pariwisata daerah yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni serta masyarakat Kabupaten Sintang.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play