Status Tanggap Darurat di Sanggau di Perpanjang 14 Hari, Wabup: Tak Ada Lagi Ego Sektoral
Rakor Tanggap Darurat Kabut Asap di Sanggau (suarakalbar.co.id/cok)
Sanggau (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Sanggau resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama 14 hari ke depan, mulai 7 hingga 20 September 2026.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Sanggau yang juga Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Kabut Asap, Susana Herpena, di Ruang VIP Sabang Merah Lantai 2 Kantor Bupati Sanggau, Senin (07/09/2026). Rapat dihadiri Forkopimda, instansi vertikal, dan OPD terkait.
Susana Herpena mengatakan perpanjangan status darurat didasarkan pada hasil evaluasi menyeluruh di lapangan.
“Tadi kita bersama jajaran Forkopimda dan OPD terkait sudah menyepakati status tanggap darurat diperpanjang 14 hari ke depan mulai 7-20 September 2026,” kata Susana.
“Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh bahwa persoalan bencana kabut asap masih terjadi hingga hari ini, termasuk juga dampak-dampaknya belum sepenuhnya tuntas,” tambahnya.
Dalam rapat, Pemkab Sanggau menekankan pentingnya penguatan tim Satgas dan sinergi lintas sektor.
“Kedepan tim Satgas harus kita perkuat, tidak ada lagi ego sektoral dan pelibatan semua pihak termasuk pihak swasta juga perlu kita tingkatkan,” pinta Susana.
Ia menyebut penanganan Karhutla di tengah ancaman El Nino tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama semua unsur.
Selain gangguan kesehatan akibat asap, Susana menyoroti dampak lain yang mulai dirasakan masyarakat. Kemarau panjang memicu krisis air bersih dan mengganggu sektor pertanian, perkebunan, hingga peternakan.
“Bencana kabut asap akibat Karhutla ditengah ancaman El Nino ini, juga berdampak terhadap krisis air bersih yang berdampak terhadap sektor pertanian, perkebunan hingga peternakan,” ujarnya.
“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, kemarau panjang ini membuat krisis air bersih, sektor pertanian, perkebunan dan peternakan kita terganggu. Nah ini yang mau kita cari solusi bersama-sama,” ungkapnya.
Susana menegaskan Pemkab Sanggau berkomitmen penuh selama masa perpanjangan tanggap darurat ini.
“Intinya kami dari Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan status tanggap darurat ini dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya termasuk fasilitas kesehatan,” tutupnya.
- Penulis: Darmansyah





