SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak Sempat Tak Yakin, Wahyu/Pulung Bangkit dan Tembus Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Sempat Tak Yakin, Wahyu/Pulung Bangkit dan Tembus Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Wahyu/Pulung Bangkit dan Tembus Final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Pasangan ganda putra Indonesia Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan berhasil memastikan tiket ke final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 setelah melewati pertandingan sengit tiga gim.

Menghadapi sesama pasangan Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, pada babak semifinal (MD-SF), Sabtu (29/8/2026), Wahyu/Pulung tampil penuh perjuangan sebelum mengamankan kemenangan 21-15, 14-21, 21-15.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Wahyu/Pulung mampu mengamankan gim pertama 21-15, tetapi Rian/Daniel bangkit pada gim kedua dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan setelah menang 14-21.

Memasuki gim ketiga, Wahyu/Pulung kembali menemukan ritme permainan. Mereka mampu menjaga konsistensi hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15 dan memastikan satu tempat di partai puncak.

Pulung mengatakan kemenangan tersebut tidak lepas dari keberanian mereka untuk bermain tanpa beban. Ia dan Wahyu memilih percaya terhadap kemampuan masing-masing daripada terlalu memikirkan hasil pertandingan.

“Hari ini ya alhamdulillah kami selesai pertandingan tidak ada cedera dan bisa memenangkan pertandingan. Mungkin hari ini lebih ke nothing to lose saja, lebih ke yakin sama diri sendiri dan pasangan,” kata Pulung.

Chemistry yang sudah terbentuk melalui latihan bersama juga menjadi modal penting. Keduanya mengaku sudah memahami karakter permainan masing-masing sehingga fokus utama sebelum pertandingan adalah membangun kesiapan mental.

“Kami kan sudah sering latihan bareng, sudah tahu lebih kurangnya masing-masing jadi tadi lebih ke persiapan mental di lapangannya, tidak mau kalah,” ujarnya.

Sementara itu, Wahyu mengakui sempat merasakan keraguan ketika pertama kali memasuki lapangan. Namun, ia perlahan mampu membangun kepercayaan diri seiring pertandingan berjalan.

“Tadi masuk lapangan ada rasa kurang yakin, tapi seiring berjalannya waktu saya terus meyakinkan diri kalau kami bisa,” kata Wahyu.

Kepercayaan diri tersebut menjadi salah satu faktor penting bagi Wahyu/Pulung untuk bangkit setelah kehilangan gim kedua. Pada gim penentuan, mereka kembali tampil lebih percaya diri dan mampu mengendalikan pertandingan hingga akhir.

Kini, Wahyu/Pulung tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara. Namun, mereka memilih tidak terlalu memikirkan siapa lawan yang akan dihadapi di final.

Pulung menegaskan persiapan akan difokuskan pada diri sendiri. Setelah menguras tenaga dalam pertandingan tiga gim, mereka akan memanfaatkan waktu yang ada untuk memulihkan kondisi dan mempersiapkan strategi.

“Besok kami harus lebih fokus, lebih menyiapkan apa yang harus dipersiapkan. Intinya kami mau siap di diri kami dulu, tidak memikirkan lawan,” tutur Pulung.

Kemenangan atas Rian/Daniel menjadi modal berharga bagi Wahyu/Pulung untuk menghadapi partai final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026. Dengan chemistry yang terus terbangun dan kepercayaan diri yang semakin meningkat, mereka kini membidik penampilan terbaik di laga puncak.

Penulis: Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play