SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Cara Menjaga Kesehatan Kucing, Jangan Hanya Fokus pada Makanan

Cara Menjaga Kesehatan Kucing, Jangan Hanya Fokus pada Makanan

Pemilik kucing sebaiknya tidak hanya berfokus pada satu jenis makanan atau pemberian suplemen semata dalam perawatan memelihara kucing. (Freepik.com/Magnific/@wirestock)

Suara Kalbar – Menjaga kesehatan kucing tidak cukup hanya dengan memberikan makanan setiap hari. Pemilik juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi, ketersediaan air minum, kondisi tubuh, hingga pemeriksaan kesehatan secara berkala agar kucing tetap sehat dan aktif.

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian Kementerian Pertanian menyebut pakan menjadi salah satu faktor utama dalam pemeliharaan kucing. Sementara itu, World Small Animal Veterinary Association (WSAVA) menempatkan penilaian nutrisi sebagai bagian penting dalam pemeriksaan kesehatan hewan kecil.

Perhatikan Kebutuhan Nutrisi

Kucing membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang, terutama protein yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga fungsi tubuh. Kebutuhan energi setiap kucing juga berbeda-beda, tergantung usia, berat badan, tingkat aktivitas, hingga kondisi fisiologisnya.

Kucing dewasa yang kurang aktif membutuhkan energi sekitar 60–70 kilokalori per kilogram berat badan. Sementara kucing yang lebih aktif memerlukan energi lebih tinggi, yakni sekitar 80–90 kilokalori per kilogram berat badan.

Kebutuhan tersebut meningkat pada kucing yang sedang hamil maupun menyusui. Karena itu, pemilik perlu menyesuaikan jenis dan jumlah pakan dengan kondisi masing-masing hewan peliharaan.

Jangan Sembarangan Memberi Vitamin

Selain makanan utama, sebagian pemilik kucing juga memberikan suplemen vitamin untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan mereka. Namun, pemberian vitamin tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Vitamin memang berperan penting dalam menjaga kesehatan mata, kulit, sistem kekebalan tubuh, metabolisme, hingga kesehatan tulang dan gigi. Meski demikian, dosis dan jenis vitamin yang dibutuhkan setiap kucing bisa berbeda.

Karena itu, pemberian suplemen sebaiknya berdasarkan rekomendasi dokter hewan agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Pastikan Air Minum Selalu Tersedia

Air merupakan kebutuhan penting yang sering kali kurang diperhatikan pemilik kucing. Padahal, selain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin, tubuh kucing juga membutuhkan asupan cairan yang cukup.

Ketersediaan air minum bersih setiap saat dapat membantu menjaga fungsi organ tubuh dan mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat dehidrasi.

Pantau Kondisi Tubuh Secara Berkala

Kucing yang terlihat lahap makan belum tentu berada dalam kondisi sehat. Pemilik juga perlu memantau berat badan, kondisi bulu, aktivitas harian, hingga perubahan perilaku yang tidak biasa.

Perubahan berat badan yang terlalu cepat, nafsu makan menurun, atau kucing tampak lebih pasif dari biasanya dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Lakukan Pemeriksaan Rutin

Pemeriksaan kesehatan berkala membantu mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. Menurut WSAVA, penilaian nutrisi merupakan salah satu dari lima aspek penting dalam pemeriksaan fisik hewan kecil, selain suhu tubuh, denyut nadi, pernapasan, dan tingkat nyeri.

Karena itu, pemilik disarankan tidak hanya fokus pada pemberian makanan, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan kucing secara menyeluruh.

Dengan nutrisi yang tepat, air minum yang cukup, pola perawatan yang baik, serta pemeriksaan rutin, kucing dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play