Bukit Lalang Panjang di Ketapang Terbakar, Tim Gabungan Lakukan Pemadaman
Ketapang (Suara Kalbar) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Ketapang. Setelah sebelumnya menghanguskan kawasan wisata Bukit Kuri di Kecamatan Sungai Laur, kali ini kobaran api melalap kawasan wisata Bukit Lalang Panjang yang berada di perbatasan Desa Pembihingan dan Desa Lalang Panjang, Kecamatan Pemahan, Kamis (6/8/2026) malam.
Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Api membakar kawasan perbukitan yang dikenal memiliki hamparan ilalang luas dan menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit masyarakat setempat.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Tumbang Titi IPDA Dadan Vandyana membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.
“Benar telah terjadi kebakaran di Bukit Lalang Panjang. Kejadian dilaporkan sekitar pukul 18.20 WIB,” ujar Dadan saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon.
Menerima laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Personel Polsek Tumbang Titi bersama anggota Koramil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat bahu-membahu berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
“Saat ini personel dari Polsek Tumbang Titi, Koramil, Kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat masih melakukan upaya pemadaman di lokasi,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, Dadan menyampaikan hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Sementara itu, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.
“Belum ada laporan korban. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Saat ini tim gabungan fokus memadamkan api agar tidak meluas hingga ke permukiman warga,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman masih terus berlangsung. Petugas juga masih melakukan pendataan di lapangan sehingga luas area Bukit Lalang Panjang yang terdampak kebakaran belum dapat dipastikan secara resmi.
Insiden ini menambah daftar kejadian karhutla yang terjadi di Kabupaten Ketapang dalam beberapa waktu terakhir. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering, guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas dan mengancam kawasan hutan maupun permukiman.
Penulis: Agus/Suara Kalbar
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





