Bebby Nailufa Kembali Pimpin Golkar Pontianak, Siap Bidik Kemenangan di Pemilu Mendatang
Pontianak (Suara Kalbar) – Bebby Nailufa kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Pontianak untuk masa bakti 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Pontianak yang digelar di Hotel Novotel Pontianak, Minggu (2/8/2026).
Terpilihnya Bebby secara aklamasi menandai kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinannya untuk melanjutkan konsolidasi partai sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi agenda politik pada tahun-tahun mendatang.
Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Barat, Ichfany, mengatakan Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum penting dalam menyusun strategi guna memperkuat posisi Partai Golkar di Kota Pontianak.
Menurutnya, kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan formulasi dan inovasi politik yang dapat meningkatkan elektabilitas serta memperbesar peluang kemenangan Partai Golkar pada kontestasi politik berikutnya.
“Sebagai partai yang modern, partai yang paling senior, yang selalu mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, kami berharap pengurus yang baru tidak hanya melakukan pergantian atau meneruskan pucuk pimpinan, tetapi membuat formulasi bagaimana bisa meningkatkan atau meraih kemenangan Partai Golkar di Kota Pontianak ke depannya,” ujar Ichfany.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Bebby Nailufa mampu membawa Partai Golkar meraih hasil yang lebih baik. Menurutnya, Bebby telah membuktikan kapasitasnya sebagai representasi generasi muda yang berhasil meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar di Kota Pontianak pada periode sebelumnya.
Dengan pengalaman dan energi yang dimiliki, Ichfany optimistis kepemimpinan Bebby akan semakin memperkuat posisi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kota Pontianak.
“Saya yakin dan percaya, hari ini Bu Bebby sudah membuktikan sebagai representasi anak muda generasi milenial yang mampu meningkatkan kursi secara signifikan. Jika dipercaya kembali, saya yakin beliau sangat energik dan memenuhi segala unsur untuk menambah kursi di Kota Pontianak,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak terpilih, Bebby Nailufa, menyampaikan bahwa Musda XI menjadi momentum mempererat persatuan seluruh kader sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi perubahan komposisi pemilih yang kini didominasi generasi muda.
Menurutnya, bonus demografi merupakan tantangan sekaligus peluang bagi Partai Golkar untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pendekatan politik yang lebih relevan, kreatif, dan dekat dengan kalangan anak muda.
“Musda ini menyatukan semangat persatuan karena target ke depan sangat luar biasa. Pemilih anak muda mencapai 50 persen karena bonus demografi, sehingga Partai Golkar sebagai partai yang dewasa harus berimprovisasi dengan gaya politik sekarang, di mana mayoritas pemilihnya adalah anak muda,” ujar Bebby.
Ia menambahkan, arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi pedoman bagi kepengurusan ke depan dalam mengoptimalkan seluruh organisasi yang didirikan maupun yang mendirikan Partai Golkar sebagai mesin politik partai.
Organisasi kepemudaan, kelompok perempuan, serta berbagai sayap organisasi lainnya dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas basis dukungan sekaligus menjangkau pemilih dari berbagai kalangan.
“Kalau kita melihat pemilih ke depan adalah anak muda, sehingga perintah Pak Bahlil, organisasi-organisasi yang didirikan maupun mendirikan Partai Golkar, baik pemuda maupun emak-emak, harus dimaksimalkan karena bagaimanapun itu adalah lumbung suara dan mesin politik kami yang memang harus diberdayakan,” tutupnya.
Penulis: Diko Eno






