SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang Musim Kemarau, ASN Sintang Ikut Waspada Saat Bakar Sampah dan Buka Kebun

Musim Kemarau, ASN Sintang Ikut Waspada Saat Bakar Sampah dan Buka Kebun

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus

Sintang (Suara Kalbar)  – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Imbauan tersebut terutama ditujukan saat membakar sampah rumah tangga maupun membuka lahan atau kebun.

Imbauan itu disampaikan Kartiyus saat memimpin apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Senin (20/7/2026).

Kartiyus mengatakan Kabupaten Sintang telah memasuki musim kemarau yang ditandai dengan tidak turunnya hujan selama beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan rumput, semak belukar, dan tanaman menjadi kering sehingga mudah terbakar apabila penggunaan api tidak dilakukan secara hati-hati.

“Sintang sudah berminggu-minggu tidak turun hujan. Jadi saya menghimbau agar Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk ekstra hati-hati saat membakar sampah rumah tangga, membakar sampah daun di sekitar rumah maupun saat membuka kebun,” ujar Kartiyus.

Ia mengingatkan agar setiap aktivitas pembakaran selalu diawasi hingga api benar-benar padam. Menurutnya, banyak kasus kebakaran bermula dari api yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga merembet ke lahan maupun kawasan di sekitarnya.

“Harus dijaga saat membakar. Jangan dibakar lalu ditinggal. Jangan sampai api merembet ke tempat lain. Sebelum meninggalkan lokasi, pastikan api sudah benar-benar padam,” tegasnya.

Selain mengingatkan soal pembakaran, Kartiyus juga meminta ASN dan masyarakat lebih berhati-hati saat merokok di musim kemarau. Puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan dapat memicu kebakaran, terutama di lokasi yang dipenuhi rumput atau dedaunan kering.

“Begitu juga bagi yang merokok. Saat membuang puntung rokok, pastikan sudah dalam keadaan padam. Buanglah pada tempat yang aman sehingga tidak menimbulkan kebakaran,” katanya.

Kartiyus berharap ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan perilaku yang aman dan peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menghindari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun kebakaran di kawasan permukiman.

“Pemerintah Kabupaten Sintang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Dengan kehati-hatian dan kepedulian semua pihak, kita dapat mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan masyarakat maupun merusak lingkungan,” pungkasnya.

Penulis:Layli/r

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play