SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Pria di Pontianak Tersengat Listrik Diduga Mencuri Kabel, Polisi: Hasilnya untuk Beli Beras

Pria di Pontianak Tersengat Listrik Diduga Mencuri Kabel, Polisi: Hasilnya untuk Beli Beras

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Seorang pria berinisial R, warga Jalan Purnama, Pontianak Selatan, mengalami luka bakar setelah diduga tersengat aliran listrik saat hendak mengambil kabel yang menjuntai di sebuah tiang listrik, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang tersengat listrik di atas tiang. Petugas kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Setibanya di lokasi, suasana sudah ramai oleh warga. Korban masih berada di atas tiang listrik dan diduga hendak mengambil kabel yang menjuntai. Di lokasi juga ditemukan alat potong berupa tang yang diduga akan digunakan untuk memotong kabel,” ujar Ina saat memberikan keterangan di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, korban diduga terpeleset saat melakukan aksinya sehingga tersangkut di tiang dan tersengat aliran listrik. Meski mengalami luka, korban masih dalam keadaan sadar saat dievakuasi.

Saat ini korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mendalami peristiwa tersebut.

Berdasarkan komunikasi awal dengan korban, polisi mengungkapkan bahwa yang bersangkutan mengaku pernah melakukan tindakan serupa sebelumnya.

“Korban mengaku pernah berhasil mengambil kabel. Hasil penjualannya digunakan untuk bermain judi slot, membeli narkotika jenis sabu, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti membeli beras. Keterangan ini masih akan kami dalami lebih lanjut,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, relawan ambulans yang terlibat dalam proses evakuasi mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB dari warga dan petugas pemadam kebakaran. Proses penyelamatan dilakukan bersama relawan ambulans, PMI, dan unsur terkait lainnya.

Evakuasi dilakukan setelah petugas PLN memastikan aliran listrik telah dipadamkan sesuai prosedur keselamatan.

“Korban masih berada di atas tiang saat kami tiba. Setelah listrik dipastikan padam, barulah kami melakukan evakuasi bersama tim di lapangan,” ujar satu diantara relawan.

Korban diketahui mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh. Berdasarkan informasi awal dari pihak rumah sakit, luas luka bakar diperkirakan mencapai sekitar 30 persen. Meski demikian, kondisi korban saat dievakuasi masih sadar.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian sekaligus menelusuri dugaan tindak pidana pencurian kabel yang diduga melatarbelakangi insiden tersebut.

Penulis: Diko Eno

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play