Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Bengkayang Targetkan Seluruh Petani dan Nelayan Terlindungi
Bengkayang (Suara Kalbar)– Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama BPJS Ketenagakerjaan mengukuhkan Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) dari 122 desa se-Kabupaten Bengkayang. Pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkayang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan setiap pekerja memperoleh perlindungan sosial yang layak.
“Melalui pengukuhan Agen PERISAI di seluruh desa, kami berharap semakin banyak pekerja, khususnya pekerja rentan dan sektor informal, yang terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Peran pemerintah desa sangat penting dalam mendukung terwujudnya perlindungan sosial yang merata,” ujar Bupati.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Singkawang, Andri Saputra, mengatakan pengukuhan 122 Agen PERISAI merupakan bagian dari strategi memperluas kepesertaan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Keberadaan Agen PERISAI di setiap desa akan menjadi ujung tombak BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Mereka hadir tidak hanya sebagai agen pendaftaran, tetapi juga sebagai mitra yang membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi setiap pekerja,” kata Andri.
Menurutnya, masih banyak pekerja di sektor informal seperti petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, tukang bangunan, hingga pekerja mandiri yang belum menyadari pentingnya memiliki perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia.
“Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan pemerintah desa, kami optimistis cakupan kepesertaan akan terus meningkat. Ketika terjadi risiko kerja, pekerja dan keluarganya tidak perlu menanggung beban sendirian karena negara hadir melalui manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Andri juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang terus mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa.
“Komitmen Bupati Bengkayang menjadi contoh nyata bahwa perlindungan pekerja merupakan investasi sosial. Semakin banyak pekerja yang terlindungi, maka semakin kuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat. Kami berharap Agen PERISAI dapat menjadi motor penggerak di desa masing-masing sehingga tidak ada lagi pekerja yang belum terlindungi,” tambahnya.
Selain prosesi pengukuhan, para Agen PERISAI juga mendapatkan pembekalan mengenai program BPJS Ketenagakerjaan, teknik sosialisasi, pendataan calon peserta, serta mekanisme pelayanan kepesertaan agar mampu menjalankan tugas secara optimal di wilayah masing-masing.
Dengan terbentuknya jaringan Agen PERISAI di seluruh 122 desa, Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan BPJS Ketenagakerjaan optimistis perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan akan semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pekerja yang lebih aman, produktif, dan sejahtera sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sumber: Rilis






