SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Ferrari Enzo Langka Terjual Rp213 Miliar, Pecahkan Rekor Lelang Online Dunia

Ferrari Enzo Langka Terjual Rp213 Miliar, Pecahkan Rekor Lelang Online Dunia

Ferrari Enzo Rosso Dino terjual Rp 213 miliar di platform online, mencetak rekor dunia sebagai mobil termahal yang pernah dilelang secara digital. (Autoevolution/DOK)

Suara Kalbar – Dunia otomotif kembali mencatat sejarah baru setelah sebuah Ferrari Enzo langka terjual dengan nilai fantastis dalam sebuah lelang online. Mobil super eksklusif yang menggunakan warna khusus Rosso Dino itu berhasil mencetak rekor sebagai kendaraan termahal yang pernah dijual melalui platform lelang daring.

Dalam lelang tanpa batas harga minimum (no reserve), Ferrari Enzo tersebut terjual dengan harga akhir sebesar US$12.399.000. Setelah ditambah premi pembeli, total transaksi mencapai US$13.018.950 atau setara lebih dari Rp213 miliar.

Mobil tersebut dilelang melalui platform DuPont Registry Live dan langsung mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai mobil dengan nilai transaksi tertinggi yang pernah terjadi di pasar lelang online.

Menurut laporan Autoevolution, rekor tersebut melampaui pencapaian sebelumnya yang tercipta pada 2022 ketika Ferrari Aperta terjual seharga US$5,36 juta melalui platform Bring a Trailer.

Tingginya nilai transaksi tidak lepas dari tingkat kelangkaan mobil tersebut. Ferrari hanya memproduksi 400 unit Enzo selama periode 2002 hingga 2004. Namun unit yang satu ini memiliki keistimewaan tersendiri karena menjadi satu-satunya Ferrari Enzo yang keluar dari pabrik Maranello dengan balutan warna Rosso Dino.

Keunikan tersebut membuat mobil dengan nomor sasis ZFFCW56A230134278 menjadi buruan para kolektor kelas dunia. Statusnya sebagai unit tunggal dengan spesifikasi warna eksklusif menjadikannya salah satu Ferrari paling istimewa yang pernah diproduksi.

Rosso Dino bukan sekadar warna oranye kemerahan biasa. Warna tersebut memiliki nilai historis dan emosional karena dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada Alfredo “Dino” Ferrari, putra sulung pendiri Ferrari, Enzo Ferrari, yang meninggal dunia pada 1956 akibat penyakit distrofi otot.

Warna legendaris itu sempat menghilang dari jajaran produksi Ferrari selama beberapa dekade. Sebelumnya, Rosso Dino terakhir kali digunakan pada model klasik Ferrari 250 GTO pada era 1960-an sebelum akhirnya dihidupkan kembali pada tahun 2003.

Di balik lahirnya Ferrari Enzo Rosso Dino terdapat nama Gerald Barnes, seorang kolektor mobil asal California Selatan yang juga pernah memiliki dealer resmi Ferrari Newport Beach.

Barnes memanfaatkan program personalisasi Ferrari untuk meminta warna khusus yang terinspirasi dari nuansa khas Orange County, wilayah tempat tinggalnya. Menariknya, biaya tambahan yang ia keluarkan saat itu hanya sekitar US$2.364 untuk menghidupkan kembali formula warna bersejarah tersebut.

Ferrari Enzo tersebut berada dalam koleksi Barnes selama 14 tahun sebelum akhirnya dijual pada 2017 dengan nilai sekitar US$3,7 juta. Sejak saat itu, nilainya terus mengalami peningkatan signifikan seiring statusnya sebagai salah satu Ferrari paling langka di dunia.

Saat lelang terbaru berlangsung, mobil tersebut tercatat telah menerima 725 penawaran dari berbagai kolektor. Meski usianya sudah lebih dari dua dekade, odometer kendaraan masih menunjukkan angka 6.047 kilometer.

Jarak tempuh yang sangat rendah tersebut mengindikasikan bahwa mobil lebih sering disimpan sebagai aset koleksi dibanding digunakan secara rutin di jalan raya maupun lintasan balap.

Di balik statusnya sebagai barang koleksi bernilai tinggi, Ferrari Enzo tetap dikenal sebagai salah satu supercar paling buas yang pernah dibuat pabrikan Italia tersebut.

Mobil ini dibekali mesin V12 naturally aspirated berkapasitas 6.000 cc berkode Tipo F140B yang mampu menghasilkan tenaga hingga 651 hp dan torsi 657 Nm.

Berkat performa tersebut, Ferrari Enzo mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 97 km/jam hanya dalam waktu 3,1 detik. Kecepatan puncaknya bahkan mencapai 350 km/jam.

Fenomena penjualan Ferrari Enzo Rosso Dino juga mencerminkan perubahan tren di pasar kendaraan koleksi kelas atas. Jika dahulu transaksi kendaraan bernilai fantastis identik dengan aula lelang mewah, kini transaksi ratusan miliar rupiah dapat terjadi hanya melalui platform digital.

Kepercayaan terhadap rekam jejak kendaraan, keaslian dokumen, serta statusnya sebagai satu-satunya Ferrari Enzo Rosso Dino di dunia tampaknya menjadi alasan kuat yang membuat pembeli misterius tersebut rela menggelontorkan dana dalam jumlah luar biasa.

Transaksi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pasar mobil koleksi premium masih memiliki daya tarik besar, terutama bagi para kolektor yang memburu kendaraan dengan sejarah, kelangkaan, dan nilai investasi tinggi.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play