Jalan di Desa Angan Tembawang Landak Amblas Akibat Banjir, Polisi Pasang Tanda Peringatan
Landak (Suara Kalbar) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, menyebabkan ruas jalan di Desa Angan Tembawang mengalami longsor atau amblas.
Menyikapi kondisi tersebut, Anggota Subsektor Jelimpo Polsek Ngabang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemantauan guna memastikan keselamatan masyarakat, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan keterangan warga Desa Angan Tembawang, jalan tersebut mulai longsor saat banjir melanda wilayah itu pada Rabu malam, 6 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB. Debit air yang meningkat drastis membuat arus cukup deras dan merendam badan jalan dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter.
Setelah banjir surut, warga mendapati kondisi jalan mengalami amblas cukup parah. Jalan yang longsor tersebut memiliki diameter sekitar lima meter dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda mengatakan pihak kepolisian segera melakukan pengecekan ke lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memasang tanda peringatan di sekitar titik longsor guna mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi jalan amblas tersebut, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dan perbaikan jalan dapat segera dilakukan sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang masih terjadi belakangan ini. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kondisi jalan, jembatan, maupun lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





