Penganiayaan Maut di Jongkat, IKBM Mempawah Imbau Warga Madura Tidak Terprovokasi
Mempawah (Suara Kalbar) – Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Mempawah, Usman Alatas, meminta masyarakat, khususnya warga Madura, untuk bijak menyikapi insiden penganiayaan maut yang terjadi di Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat.
Hal tersebut disampaikan Usman Alatas kepada SUARAKALBAR.CO.ID, Kamis (7/5/2026) sore.
Usman menjelaskan, tindak penganiayaan yang mengakibatkan seorang warga Madura meninggal dunia tersebut murni persoalan individu atau orang per orang dan sama sekali bukan persoalan kesukuan.
“Saya mengimbau keluarga besar Madura di Kabupaten Mempawah, khususnya di Kecamatan Jongkat, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan mendengarkan informasi-informasi yang tidak akurat,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Mempawah beserta jajaran, sesuai aturan hukum yang berlaku.
Menurutnya, pasca kejadian pelaku telah berhasil diamankan oleh tim gabungan Polres Mempawah untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





