Ambisi Mobil Listrik Honda Tersendat, Proyek EV Banyak Dibatalkan
Suara Kalbar – Ambisi besar Honda untuk mempercepat transisi menuju kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dikabarkan mengalami hambatan serius. Sejumlah proyek mobil listrik yang sebelumnya diproyeksikan menjadi tulang punggung masa depan perusahaan justru dibatalkan menjelang tahap produksi massal.
Beberapa model yang disebut terdampak antara lain Acura RSX, Afeela 1 hasil kolaborasi dengan Sony, hingga lini sedan dan SUV dari seri Honda 0 Series.
Pembatalan dilakukan pada tahap akhir pengembangan, memunculkan spekulasi adanya perubahan strategi besar di internal perusahaan otomotif asal Jepang tersebut.
Media otomotif Carscoops melaporkan langkah itu berdampak langsung terhadap kondisi finansial Honda. Perusahaan disebut harus menanggung beban kerugian hingga 2,5 triliun yen atau sekitar Rp252 triliun.
Nilai kerugian yang besar membuat Honda dikabarkan mulai menerapkan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah persaingan industri otomotif global yang semakin ketat.
Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperpanjang usia edar model-model kendaraan yang saat ini masih dipasarkan. Berdasarkan memo internal yang beredar, Honda disebut belum akan meluncurkan generasi terbaru sejumlah model populer dalam waktu dekat.
Honda Odyssey misalnya, mengalami penundaan pembaruan hingga tiga tahun. Generasi terbaru mobil keluarga tersebut kini baru dijadwalkan hadir pada Maret 2030.
Hal serupa juga terjadi pada Honda Accord. Masa produksi model yang ada saat ini diperpanjang satu tahun tambahan, sementara generasi berikutnya dirumorkan hanya tersedia dalam varian hybrid.
Di segmen crossover, Honda HR-V juga disebut akan bertahan lebih lama dari rencana awal. Model saat ini diperkirakan tetap dipasarkan hingga dua tahun tambahan sebelum generasi terbaru hadir pada 2032.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa desain maupun teknologi kendaraan Honda bisa tertinggal dibanding para pesaingnya yang lebih agresif menghadirkan pembaruan produk.
Situasi yang lebih berat disebut dialami merek premium Honda, Acura. Setelah penghentian Acura TLX dan Acura ZDX, serta masa vakum Acura RDX, Acura kini hanya mengandalkan Acura Integra dan Acura MDX.
Kedua model tersebut bahkan disebut akan bertahan tanpa generasi baru hingga 2031 dan 2032, membuat usia desainnya mendekati satu dekade.
Meski diterpa kabar kurang menggembirakan, juru bicara Honda, Jessica Fini, mengonfirmasi keberadaan memo internal tersebut sambil menegaskan perusahaan tetap optimistis terhadap strategi bisnis jangka panjangnya.
Menurut dia, fokus Honda ke depan akan diarahkan pada penguatan teknologi hybrid yang selama ini dinilai sukses dan mendapat respons positif di pasar global.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





