SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Satu Rumah Warga di Beduai Sanggau Terbakar

Satu Rumah Warga di Beduai Sanggau Terbakar

Satu Rumah Warga di Beduai Terbakar. SUARAJALBAR.CO.ID/Istimewa

Sanggau (Suara Kalbar) – Kebakaran melanda satu unit rumah milik Donatus Deo (59) di Dusun Sei Batu Karang, Desa Mawang Muda, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (08/04/2026) dini hari.

Bangunan rumah berukuran 4 x 6 meter itu ludes dilalap api setelah kobaran api diduga berasal dari sisa bara api di dapur rumah korban.

Kapolsek Beduai AKP Heri Tiyana, dalam keterangannya kejadian bermula pada Selasa (07/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB saat korban memasak menggunakan kayu bakar di dapur rumahnya. Setelah selesai memasak sekitar pukul 22.00 WIB, korban makan malam dan langsung beristirahat tanpa memastikan bara api benar-benar padam.

“Namun sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, korban terbangun setelah mendengar suara api dari arah dapur. Saat diperiksa, api telah merembet ke dinding dapur dan membesar dengan cepat. Menyadari situasi berbahaya, korban segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar,”ungkap Kapolsek.

Selanjutnya warga Dusun Sei Batu Karang yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan baskom. Namun, material bangunan yang mudah terbakar serta cepatnya penyebaran api membuat kobaran api tidak dapat dikendalikan.

“Api terus membesar hingga menjalar ke bagian atap dan seluruh bangunan rumah. Upaya pemadaman secara manual tidak mampu menghentikan amukan si jago merah hingga akhirnya rumah tersebut hangus terbakar. Api baru benar-benar padam sekitar pukul 10.00 WIB setelah seluruh bangunan rata dengan tanah,” ujar AKP Heri.

Kapolsek Beduai AKP Heri Tiyana, menyampaikan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun korban mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai Rp25 juta, termasuk dokumen penting kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga yang turut terbakar.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran diduga akibat bara api sisa memasak menggunakan kayu bakar yang tidak sepenuhnya dipadamkan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka, terutama sebelum beristirahat malam,” pesan AKP Heri Tiyana.

Pihak kepolisian bersama masyarakat setempat kemudian melakukan pengecekan lokasi kebakaran sekaligus memberikan imbauan kamtibmas guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kepolisian mengingatkan masyarakat pedesaan yang masih menggunakan kayu bakar agar memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur atau beristirahat,”pintanya.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya kelalaian terhadap sumber api di lingkungan rumah.

“Kepolisian berharap kesadaran warga terhadap keselamatan rumah tangga semakin meningkat guna meminimalisir risiko kebakaran,”tutupnya.

Penulis Darmansyah/r

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play