Aksi Kamisan Mahasiswa di Pontianak Soroti Supremasi Sipil dan Kekerasan Aktivis
Pontianak (Suara Kalbar) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai aliansi menggelar aksi kamisan Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan penegakan supremasi sipil serta pengusutan tuntas kasus kekerasan terhadap aktivis yang terjadi beberapa waktu lalu.
Koordinator Aksi Syariful Hidayatullah mengatakan Aksi yang berlangsung tersebut sebagai simbol duka atas berbagai pelanggaran HAM yang belum terselesaikan. Mahasiswa menilai supremasi sipil penting ditegakkan agar aparat keamanan tetap berada di bawah kontrol pemerintah sipil dalam sistem demokrasi.
“Selain itu, kami juga menyoroti kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari organisasi KontraS, Andrie Yunus. Kami menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk intimidasi terhadap pembela HAM,” kata Syarifull Kamis (02/04/2026) sore.
Syarifull menambahkan pihaknya menginginkan pelaku penyiraman dapat dihukum setimpal sehingga kedepan tidak ada lagi hal serupa terjadi di daerah lain di Indonesia bahkan di Kalimantan Barat.
“Kami ingin pelaku dapat diadili dengan seadil-adilnya agar menjadi efek jera dan tidak ditiru oknum lain di daerah yang ada di Indonesia,” imbuhnya.
Syarifull menuturkan pihaknya bersama sejumlah organisasi mahasiswa lainya akan terus menyuarakan ketidakadilan sampai keluhan masyarakat dapat didengar dan ditanggapi oleh pemangku kepentingan.
Penulis: Yati





