SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle KcSH Dinobatkan sebagai RS Ortopedi Terbaik di Asia

KcSH Dinobatkan sebagai RS Ortopedi Terbaik di Asia

Kuching Specialist Hospital Raih Penghargaan Ortopedi di Ajang Asia. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Pontianak (Suara Kalbar) – Rumah sakit spesialis asal Sarawak, Malaysia, Kuching Specialist Hospital (KcSH), kembali meraih pengakuan tingkat regional. Fasilitas kesehatan ini dinobatkan sebagai Specialist Hospital of the Year for Orthopaedics dalam ajang Healthcare Asia Awards 2026.

Penghargaan tersebut diterima oleh CEO Regional KcSH, Dr. Kenny Yeap Kim Pey, dalam seremoni yang digelar di Marina Bay Sands Expo & Convention Centre pada 26 Maret 2026.

Ajang ini mempertemukan berbagai institusi layanan kesehatan dari kawasan Asia yang dinilai unggul dalam inovasi dan kualitas layanan di bidang masing-masing.

Penghargaan ini dikaitkan dengan perkembangan layanan ortopedi di KcSH, khususnya dalam penerapan bedah penggantian sendi lutut (Total Knee Replacement/TKR) berbantuan robotik. Hingga Februari 2026, tim ortopedi rumah sakit tersebut mencatat telah menangani sekitar 1.800 prosedur TKR robotik, dengan hampir 950 kasus dilakukan sepanjang 2025.

Program ini dipimpin oleh konsultan ortopedi Dr. Lee Woo Guan dan Dr. Nazari Ahmad Tarmuzi. Salah satu teknologi yang digunakan adalah sistem robotik generasi terbaru yang memungkinkan pemetaan kondisi lutut secara intraoperatif tanpa pencitraan tambahan, serta membantu penyesuaian ligamen secara lebih presisi selama tindakan berlangsung.

Pendekatan tersebut dinilai berdampak pada akurasi penempatan implan dan mempercepat proses pemulihan pasien. Salah satu pasien lansia asal Indonesia, berusia 79 tahun, dilaporkan dapat kembali bergerak dalam waktu relatif singkat setelah menjalani operasi di KcSH.

Selain penggunaan teknologi, rumah sakit ini juga menerapkan alur pra-operasi, perawatan perioperatif, hingga rehabilitasi yang terintegrasi untuk mendukung pemulihan pasien lebih cepat. Protokol ini selaras dengan prinsip enhanced recovery after surgery (ERAS) yang kini banyak diadopsi di berbagai pusat bedah modern.

Ke depan, KcSH menyatakan akan memperluas penelitian klinis terkait TKR robotik, termasuk evaluasi hasil fungsional pasien, daya tahan implan, dan pengumpulan data regional untuk mendukung pengembangan praktik ortopedi berbasis bukti.

CEO Regional KcSH, Dr. Kenny Yeap Kim Pey, menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi tim ortopedi rumah sakit.

“Kami sangat merasa terhormat menerima Penghargaan Layanan Ortopedi di Healthcare Asia Awards. Di Rumah Sakit Spesialis Kuching, kami didorong oleh tujuan yang jelas: memulihkan mobilitas, mengurangi rasa sakit, dan mengembalikan pasien ke kehidupan semula yang paling berarti,” ujarnya.

Sementara itu, Konsultan Ortopedi Dr. Lee Woo Guan menilai penghargaan ini tidak hanya menyoroti penggunaan teknologi, tetapi juga model perawatan yang diterapkan.

“Penghargaan ini mengakui lebih dari sekadar volume atau teknologi; ini mengakui model perawatan yang mengintegrasikan operasi presisi, sistem yang efisien, dan hasil yang berpusat pada pasien,” katanya.

Dr. Nazari Ahmad Tarmuzi menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk terus meningkatkan standar layanan.

“Menerima penghargaan seperti ini bukanlah akhir dari perjalanan; ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan standar kami, memperbaiki pendekatan kami, dan memastikan bahwa hasil kami tetap konsisten dan sangat baik.”

Sebelumnya, rumah sakit ini juga menerima penghargaan ortopedi tingkat Asia-Pasifik pada 2025 dalam ajang Global Health Awards 2025, yang turut memperkuat reputasinya di bidang layanan ortopedi.

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play