Di Balik Ramainya Jalan Juang, Ada Kapolres yang Menjaga Langkah Kecil Pelajar
Melawi (Suara Kalbar) Pagi baru saja menggeliat di ruas Jalan Juang dan Jalan Provinsi, Selasa (31/3/2026). Arus kendaraan mulai padat, didominasi sepeda motor para orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah.
Di tengah hiruk-pikuk itu, tampak sosok berseragam turun langsung ke jalan, mengatur lalu lintas sekaligus membantu pelajar menyeberang dengan aman. Ia adalah Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon.
Bersama Kasat Lantas AKP Pipit Supriatna, ia tidak sekadar memantau, tetapi aktif mengambil peran di lapangan. Dengan isyarat tangan yang tegas, Kapolres menghentikan laju kendaraan, memberi ruang bagi anak-anak berseragam merah putih untuk melangkah ke seberang jalan.
Momen itu menjadi pemandangan hangat di tengah kesibukan pagi. Sejumlah pelajar terlihat lebih tenang saat menyeberang, didampingi langsung oleh aparat kepolisian. Kehadiran polisi di titik-titik rawan tersebut merupakan bagian dari program Strong Point pagi yang dijalankan Polres Melawi sepanjang tahun 2026.
“Memasuki jam sekolah, arus lalu lintas meningkat signifikan, terutama kendaraan roda dua. Kehadiran kami untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar AKBP Harris di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, ruas Jalan Juang dan Jalan Provinsi menjadi salah satu titik dengan intensitas kendaraan tinggi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Karena itu, pengaturan lalu lintas difokuskan di persimpangan, kawasan sekolah, hingga area pasar yang rawan kepadatan.
Tak hanya pagi hari, pengaturan serupa juga dilakukan saat jam pulang sekolah. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kecelakaan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Langkah sederhana seperti membantu anak menyeberang, menurutnya, adalah bagian dari upaya besar menciptakan budaya berlalu lintas yang aman.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan. Mari bersama wujudkan Melawi yang tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan,” pungkasnya.
Penulis : Dea Kusumah Wardhana






