Edi Kamtono Imbau Warga Tidak Panic Buying Terkait Dampak Konflik Timur Tengah
Pontianak (Suara Kalbar) – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying menyusul isu internasional yang tengah berkembang, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Edi, situasi konflik yang melibatkan Iran di kawasan Timur Tengah memang dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi global, termasuk pada sektor energi seperti BBM yang juga berpengaruh terhadap berbagai kebutuhan lainnya.
“Situasi perang Iran di Timur Tengah pasti sangat berdampak kepada BBM yang kita ikuti dari informasi berita. Kita harapkan cepat selesai dan pemerintah pusat bisa mengambil langkah, kalau sudah naik BBM pasti berdampak ke hal yang lain,” ujarnya, Sabtu (08/03/2026)
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar karena hal tersebut justru dapat menimbulkan keresahan serta mengganggu stabilitas distribusi barang di masyarakat.
“Saya sudah selalu mengatakan jangan sampai kita melakukan upaya itu, panic buying, belanja, borong atau sebagainya itu akan membuat suasana jadi tidak nyaman,” katanya.
Penulis: Fajar Bahari






