Umat Muslim Antusias Ikuti Kegiatan Cap Go Meh Saat Ramadan
Pontianak (Suara Kalbar) – Rangkaian kegiatan Cap Go Meh mulai dari ritual buka mata naga, karnaval di Jalan Gajahmada hingga nantinya ritual bakar naga menjadi salah satu tradisi yang ditunggu setiap tahunnya oleh masyarakat Kalimantan Barat, khusunya Pontianak.
Tidak hanya umat Tionghoa yang menunggu momen ini, umat muslim di Pontianak yang sudah hidup berdampingan juga tidak kalah antusias menunggu momen Cap Go Meh.
Tahun ini, uniknya momen Cap Go Meh 2026 bertepatan dengan bulan Ramadhan sehingga masyarakat menyaksikan Cap Go Meh sambil melaksanakan ibadah puasa.
Seperti halnya Mona, warga muslim Jalan Meranti, Pontianak yang datang bersama cucunya untuk menyaksikan Ritual Buka Mata Naga di Jalan Diponegoro Pontianak. Ia mengaku saat itu diajak oleh cucunya yang suka melihat atraksi naga.
“InsyaAllah saat ini puasa, cuma cucu kan ngajak nonton naga, jadi kita pergi, tahun lalu juga kita nonton buka mata naga,” ujarnya pada Minggu (01/03/2026).
Meskipun berpuasa, niatan melihat atraksi naga tidak menghalanginya untuk menikmati suasana meriah dan serunya rangkaian kegiatan Cap Go Meh tersebut.
Rencananya, Mona bersama cucunya akan menyaksikan kembali pagelaran Naga Bersinar di Jalan Gajahmada nantinya.
“Rencananya kita pengen nonton lagi atraksi naga dijalan Gajahmada yang malam, cuma nanti kita lihat lagi kondisinya,misalnya setelah solat tarawih” tambahnya.
Suasana Ramadan yang beriringan dengan perayaan Cap Go Meh menjadi bukti harmoni dan toleransi masyarakat Pontianak sebagai kota multikultural. Momentum ini menunjukkan bahwa keberagaman dapat berjalan berdampingan dalam suasana saling menghormati.
Selain itu, Cap Go Meh juga menjadi salah satu agenda budaya yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan di Kalimantan Barat, sekaligus berkontribusi terhadap geliat pariwisata dan perekonomian daerah.
Penulis: Meriyanti






