Harapan di Balik Ritual Cuci Tandu Tatung Kubu Raya
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Aroma asap dupa menyatu di udara pagi di Kubu Raya. hari menjelang Cap Go Meh, rumah salah satu tatung di Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya tampak lebih ramai dari biasanya.
Bagi Ricky, seorang tatung, ritual cuci tandu bukan sekadar tradisi tahunan. Ini adalah momen sakral yang ia jalani dengan sepenuh hati. Sebelum menyentuh tandu, ia terlebih dahulu mandi bunga dan berpuasa. Baginya, kebersihan diri adalah awal dari niat yang tulus.
“Kalau hati dan diri belum bersih, bagaimana bisa membawa keselamatan untuk orang lain,” kata Ricky Senin (02/03/2026) pagi.
Ritual cuci tandu bertujuan menyucikan alat, mengusir energi negatif dan roh jahat, sekaligus memohon perlindungan serta keselamatan. Prosesi ini menjadi persiapan sebelum para tatung melakukan cuci jalan dan berjalan menuju kelenteng di Kubu Raya hingga Pontianak saat Cap Go Meh, yang dirayakan pada hari ke-15 setelah Imlek.
“Di balik atraksi ekstrem yang kerap memacu adrenalin, ada disiplin dan pengorbanan yang jarang terlihat. Puasa, pantangan, serta doa menjadi bagian dari keseharian kami menjelang perayaan. Semua dijalani demi keyakinan bahwa mereka membawa pesan perlindungan bagi banyak orang,” imbuh Ricky.
Sementara itu Santo tatung lainya di Desa Parit Baru menuturkan meski jumlah tatung di Kubu Raya cukup banyak, festival besar yang menampilkan atraksi tatung terakhir kali digelar pada 2011. Kerinduan akan kemeriahan itu masih terasa.
“Kami berharap suatu hari nanti festival tersebut bisa kembali hadir, agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai tradisi ini, terlebih naga, barongsai dan tatung merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan,” tutur Santo.
Usai ritual cuci tandu, langkah mereka belum selesai. Para tatung akan melakukan pencucian jalan yang akan dilintasi serta mengunjungi para donatur. Namun bagi para tatung yang terpenting bukanlah ramainya perayaan, melainkan doa-doa yang terucap dalam diam agar Cap Go Meh tahun ini membawa kedamaian dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.






