SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Ducati Panigale V4 Sapu Bersih Tiga Penghargaan Desain Dunia

Ducati Panigale V4 Sapu Bersih Tiga Penghargaan Desain Dunia

Ducati Panigale V4 resmi mencatatkan “clean sweep” tiga penghargaan desain global setelah menyabet Good Design Award 2025 sebagai mahakarya seni otomotif dunia. (Ducati/DOK)

Suara Kalbar – Ducati Panigale V4 kembali membuktikan tajinya sebagai karya seni otomotif dengan menyabet penghargaan Good Design Award 2025. Kemenangan terbaru ini sekaligus melengkapi koleksi trofi desain bergengsi di lemari pajangan pabrikan asal Italia tersebut. Dengan pencapaian ini, Panigale V4 resmi mencatatkan “sapu bersih” atau clean sweep terhadap tiga penghargaan desain paling berpengaruh dan terbesar di tingkat global.

Sebelum meraih gelar dari Good Design Award, Panigale V4 telah lebih dahulu dinobatkan sebagai pemenang di ajang iF Design Award 2025 dan Red Dot Award 2025. Keberhasilan meraih tiga penghargaan utama ini merupakan fenomena langka yang menegaskan bahwa motor superbike ini tidak hanya unggul dalam hal kecepatan di lintasan balap, tetapi juga memiliki estetika visual yang diakui secara universal oleh para pakar desain industri.

Penghargaan Good Design Award sendiri bukanlah ajang sembarangan. Didirikan di Chicago pada tahun 1950 oleh tokoh-tokoh besar desain dunia seperti Eero Saarinen serta pasangan Charles dan Ray Eames, ajang ini merupakan salah satu penghargaan desain industri tertua dan paling dihormati di dunia.

“Saat ini, ajang tersebut didukung oleh Chicago Athenaeum dan European Centre for Architecture Art Design and Urban Studies, menjadikannya standar tertinggi bagi kualitas sebuah produk,” tulis Visordown, Jumat (20/2/2026).

Bagi Ducati, penghargaan ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar tambahan piagam di dinding kantor mereka. Kemenangan ini menjadi bukti nyata betapa seriusnya perusahaan yang berbasis di Borgo Panigale tersebut dalam menggarap aspek gaya dan desain produk. Mereka ingin menunjukkan bahwa setiap lekuk bodi motor mereka adalah hasil dari pemikiran artistik yang mendalam, bukan sekadar pelengkap teknis.

Proses penciptaan Panigale V4 terbaru ini melibatkan keseimbangan yang sangat rumit antara aspek aerodinamika, performa mesin, dan ergonomi bagi pengendara. Bentuk motor ini tidak hanya lahir dari goresan sketsa tangan para desainer, tetapi juga dibentuk secara presisi melalui data dari terowongan angin (wind tunnel) dan hasil riset balapan yang intensif. Inilah yang membuat tampilannya terlihat sangat fungsional sekaligus menawan.

Visi utama dari desain Panigale V4 ini adalah mengambil semangat legendaris dari Ducati 916 dan menginterpretasikannya kembali untuk era modern. Di zaman di mana pengembangan aerodinamika dan teknologi turunan World Superbike (WSBK) mendominasi industri, Ducati berhasil menyatukan warisan sejarah masa lalu dengan tuntutan performa masa kini tanpa kehilangan jati diri aslinya.

Andrea Ferraresi, Direktur Strategi dan Centro Stile Ducati, menyatakan bahwa penghargaan ini memperkuat filosofi inti merek mereka. Menurutnya, tujuan utama Ducati adalah membangun sepeda motor yang mampu menyentuh emosi seseorang pada pandangan pertama. Namun, keindahan tersebut tidak boleh kosong; estetika yang memukau harus didukung oleh performa yang luar biasa ketika roda mulai berputar di jalanan atau sirkuit.

Keberhasilan ini pun semakin mengukuhkan posisi Ducati sebagai pemimpin pasar di segmen motor sport premium yang mengedepankan nilai seni tinggi. Di tengah persaingan ketat industri otomotif, Ducati Panigale V4 tetap berdiri tegak sebagai simbol kesempurnaan desain yang fungsional. Bagi para penggemar otomotif, motor ini bukan sekadar kendaraan, melainkan sebuah mahakarya yang telah mendapatkan pengakuan resmi dari otoritas desain dunia.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan