Ahli Gizi Sarankan Karbohidrat Kompleks untuk Sahur
Suara Kalbar – Memahami konsumsi menu yang tepat saat santap sahur dapat membantu perut tidak cepat terasa lapar saat menjalani puasa Ramadan. Dietisien Luthfianti Diana Mauludiyah menyarankan masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan tinggi gula saat sahur.
Luthfianti menyebut, mengonsumsi makanan atau pun minuman yang sarat kandungan gula dapat membuat cepat lapar saat berpuasa.
“Konsumsi gula tinggi saat sahur justru kurang dianjurkan. Makanan atau minuman manis memicu fluktuasi gula darah. Ini membuat rasa lapar muncul lebih cepat pada siang hari,” ujar Luthfianti, Sabtu (21/2/2026).
Untuk asupan gizi seimbang, saat sahur sebaiknya mengutamakan konsumsi karbohidrat kompleks, protein yang cukup, dan serat. Kombinasi nutrisi ini dapat membuat rasa kenyang lebih dapat bertahan lama.
Sedangkan untuk berbuka puasa, Luthfianti menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan air mineral untuk rehidrasi, sumber energi, dan asupan gizi seimbang. Selain itu, telur dan kurma juga bisa menjadi alternatif pilihan tepat sebagai takjil untuk berbuka.
“1 sampai 3 butir kurma atau buah utuh dapat menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan minuman sirup atau teh dengan gula berlebih,” tambahnya.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi gula tambahan kurang dari 10% dari total energi harian. Jumlah ini lebih baik lagi jika kurang dari 5%. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi gula harian sebanyak 50 gram atau kurang lebih cukup hanya empat sendok teh.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






